Kejari Magetan Kembangkan Kasus Korupsi DLH

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan Siswanto, seusai memperingati Hari Anti Korupsi, Jumat (9/12/2017).

Kejari Magetan Kembangkan Kasus Korupsi DLH
Surya/Doni Prasetyo
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan Achmad Taufik Hidayat membagi bagikan stiker ajakan memerangi korupsi kepada pengguna jalan di seputaran Masjid Agung Baitussalam, setempat, memperingati hari "Anti Korupsi se-Dunia", Jumat (9/12/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Rupanya Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dalam pengusutan kasus korupsi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) senilai Rp 7, 8 miliar tidak berhenti sampai penahanan Bambang Setiawan "Bobo", Kepala DLH setempat, namun terus dilakukan pengembangan kepada calon tersangka lain.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan Siswanto, seusai memperingati Hari Anti Korupsi, Jumat (9/12/2017).

"Saat ini kita masih fokus menyelesaikan kasus korupsi di DLH. Setelah selesai baru yang lain,"kata Kajari Siswanto, kepada Surya, Jumat (9/12).

Dikatakan Siswanto, kasus korupsi di DLH, Kabupaten Magetan masih terus dikembangkan, untuk mencari calon tersangka lain yang terlibat dalam korupsi proyek senilai total Rp 7,8 miliar itu.

"Dari total 212 item proyek di DLH, Kejari Magetan baru fokus menangani 6 item proyek. Dari 6 item proyek itu saja, hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), ada nilai kerugian negara sebesar Rp 200 juta," kata Kajari Siswanto, didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Achmad Taufik Hidayat.

Nilai proyek sebesar Rp 7, 8 miliar, belum termasuk proyek taman alun alun yang menggunakan anggaran tahun jamak Kabupaten Magetan selama tiga tahun, sekitar Rp 12 miliar itu.

"Sekalian memperingati hari Anti Korupsi se-Dunia, kita mengajak warga masyarakat Kabupaten Magetan untuk ikut mengawasi, agar sedini mungkin bisa dicegah adanya tindak pidana korupsi uang rakyat," kata Kajari asli putra Pacitan ini.

Seperti diberitakan, Kepala DLH Kabupaten Magetan Bambang Setiawan "Bobo" ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan bibit tanaman dan ditahan Kejari Magetan.

 Tukang Kebun di Surabaya ini Cabuli 6 Siswa SD di Sekolah Selama 2 Tahun

Penahanan Bambang Bobo ini setelah sebelumnya memeriksa sedikitnya 30 orang saksi dari berbagai unsur yang terlibat dalam proyek di DLH setempat.

Kajari awalannya kerepotan dengan banyaknya item proyek yang dilakukan DLH Kabupaten Magetan yang mencapai 212 item itu. Khawatir kasus di DLH bias, Kejari kemudian memfokuskan penanganan 6 item proyek pengadaan bibit.

Kejari Magetan selama Siswanto menjabat sebagai Kajari ada sembilan pejabat, sesuai keterangan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magetan, ditahan terkait kasus korupsi.

Kendati sudah menjerat pejabat sebanyak itu, Kejari Magetan rupanya masih terus melakukan penyelidikan ke kasus lain, yang dilaporkan warga masyarakat kepada instansinya. (Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help