TribunJatim/

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Polrestabes Surabaya Razia Knalpot ‘Brong’

Sepeda motor berkenalpot brong pun akan dikandangkan bila terbukti digunakan pada saat malam Natal Dan tahun baru.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Polrestabes Surabaya Razia Knalpot ‘Brong’
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Sejumlah Pengendara Roda Dua Ditindak Tilang Satlantas Polrestabes Saat Terbukti Mengenakan Knalpot Brong di Jembatan Mayangkara Wonokromo Surabaya Pada Kamis (7/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2018, sejumlah penertiban dilakukan kepolisian, salah satunya kendaraan bermotor.

Sepeda motor berkenalpot brong pun akan dikandangkan bila terbukti digunakan pada saat malam Natal Dan tahun baru.

Satlantas Polrestabes Surabaya tengah menggencarkan razia pada kendaraan yang tidak sesuai dengan standarisasi, salah satunya menggunakan knalpot brong.

Satlantas Polrestabes Surabaya pada Kamis (7/12/2017) telah melakukan giat razia dengan merazia sepeda motor berknalpot brong tepatnya di Jembatan Layang Mayangkara, Wonokromo, Surabaya.

Ketika razia itu berlangsung, puluhan motor berknalpot brong ditilang.

Bahkan, ada juga yang sepeda motornya terpaksa dilakukan penahanan (dikandangkan) ke unit Satlantas Polrestabes Surabaya hingga akhir tahun nanti.

Pada awak media, Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Yhogi Hadi Setiawan menegaskan pihaknya tengah melaksanakan kegiatan rutin yang sedang ditingkatkan, yaitu razia kendaraan bermotor roda dua.

Pada razia itu, Yhogi mengaku memprioritaskan penindakan knalpot motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi standarisasi yang menimbulkan kebisingan.

"Sudah terlalu banyak penggunaan knalpot tak standart di Surabaya, kami tidak mau hal ini menjadi kebiasaan hidup di masyarakat", tegas Yhogi pada awak media.

Ia berharap nantinya giat ini untuk menciptakan kondisi aman dan tertib masyarakat menjelang perayaan Natal juga malam tahun baru 2018.

Pengendara yang terbukti melanggar akan disidangkan terlebih dulu, namun bila dalam proses pengambilan barang bukti, akan diminta untuk dipasang secara langsung knalpot standar dari motor tersebut.

Bahkan, penjualnya pun juga tak luput dari razia petugas kepolisian.

Dalam hal itu, polisi akan berkoordinasi dengan Disperindag untuk melakukan penindakan pada pedagang nakal.

"Razia seperti ini akan terus kami lakukan hingga malam Natal dan tahun baru 2018 nanti," tutup Yhogi.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help