Natal dan Tahun Baru

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Sriwijaya Air Group Siapkan 183.799 Kursi Tambahan

Menjelang libur Natal dan tahun baru 2018, Sriwijaya Air Group menyiapkan 183.799 kursi dalam 1.197 flight tambahan.

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Sriwijaya Air Group Siapkan 183.799 Kursi Tambahan
Tribun Jogja
Pesawat Sriwijaya Air 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM - Menjelang libur Natal dan tahun baru 2018, Sriwijaya Air Group menyiapkan 183.799 kursi dalam 1.197 flight tambahan.

Penambahn kursi tersebut mulai berlaku tanggal 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Hal ini untuk mengakomodasi perjalanan pelanggan yang biasanya meningkat selama periode Natal dan Tahun Baru.

“Penambahan jadwal penerbangan ini kami sediakan dalam rangka mengantisipasi kebutuhan pelanggan yang biasanya melonjak menjelang peak season akhir tahun,“ kata Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono menurut rilis yang diterima TribunJatim.com, Selasa (20/12/2017).

( UMKM di Surabaya Alami Perkembangan Pesat, Faktor Ini Jadi Pemicunya )

Ada beberapa rute penerbangan yang akan ditambah jadwal penerbangannya.

Agus mengatakan bahwa masing-masing jumlah layanan extra flight yang disediakan oleh dua maskapai ini yaitu 817 extra flight dengan jumlah penambahan 149.143 seats dari Sriwijaya Air.

Sedangkan untuk Nam Air yakni 380 extra flight dengan penambahan 34.656 seats.

Untuk layanan extra flight ,Sriwijaya Air akan dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737 800NG dengan kapasitas 189 seats.

Sedangkan untuk NAM Air akan dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737-500 berkapasitas 120 seats, serta armada ATR 72-600 dengan kapasitas 72 seats.

Berikut daftar rute penerbangan yang ditambah menjelang libur Natal dan tahun baru :

  • Jakarta-Batam PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Jakarta-Pontianak PP dari lima kali menjadi enam kali sehari.
  • Jakarta-Denpasar PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari.
  • Jakarta-Tanjung Pandan PP dari lima kali menjadi enam kali sehari.
  • Jakarta-Silangit PP dari dua kali menjadi empat kali.
  • Jakarta-Pangkalpinang PP dari lima kali menjadi tujuh kali.
  • Jakarta-Kualanamu PP dari dua kali menjadi enam kali sehari.
  • Jakarta-Semarang PP dari tiga kali menjadi empat kali sehari.
  • Jakarta-Malang PP dari tiga kali menjadi empat kali sehari.
  • Jakarta-Tanjung Karang PP dari tujuh menjadi delapan kali sehari.
  • Jakarta-Jogjakarta PP dari tiga kali menjadi empat kali sehari.
  • Jakarta-Solo PP dari tiga kali menjadi empat kali sehari.
  • Jakarta-Bengkulu PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Jakarta-Pangkalan Bun PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Ujung Pandang-Manokwari PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Ujung Pandang-Semarang PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Ujung Pandang-Jogjakarta PP dari satu menjadi dua kali sehari.
  • Denpasar-Jakarta PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari
  • Denpasar-Ujung Pandang PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Denpasar-Surabaya PP dari dua kali menjadi lima kali sehari.
  • Denpasar-Waingapu PP dari satu kali menjadi dua kali sehari\
  • Denpasar-Maumere dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Kupang-Ende PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Kupang-Larantuka PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Kupang-Bajawa PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Kupang-Waingapu PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Kupang-Maumere PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Jogjakarta-Tanjung Karang PP dari satu menjadi dua kali sehari.
  • Surabaya-Denpasar PP dari dua kali menjadi lima kali sehari.
  • Kualanamu-Penang PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Palembang-Pangkalpinang PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari.
  • Pontianak-Putussibau PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
  • Nabire-Jayapura PP dari satu kali menjadi dua kali sehari.
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help