Kembalikan Kejayaan Batik Ponorogo, Bupati Ipong Wajibkan PNS dan Pelajar Kenakan Batik Setiap Kamis

masa kejayaan Ponorogo sebagai pusat pengrajin batik kini hilang seiring perkembangan zaman dan hilangnya para perajin

Kembalikan Kejayaan Batik Ponorogo, Bupati Ipong Wajibkan PNS dan Pelajar Kenakan Batik Setiap Kamis
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat berada di lokasi longsor di Desa Banaran, Selasa (4/4/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Selain dikenal dengan kesenian Reog, Ponorogo juga dikenal sebagai sentra perajin batik.

Sekitar tahun 1960 hingga 1980, merupakan masa kejayaan batik di Ponorogo.

Namun, masa kejayaan Ponorogo sebagai pusat pengrajin batik kini hilang seiring perkembangan zaman dan hilangnya para perajin batik di Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni kini berusaha mengembalikan kembali masa kejayaan Ponorogo sebagai sentra batik dengan membuat tempat khusus bagi para perajin batik.

"Jadi saya punya mimpi, punya cita-cita untuk membangkitkan kembali industri batik lokal Ponoroogo. Makanya saya membangun sentra batik di Ponorogo," kata Ipong, Kamis (21/12/2017) saat dikonfirmasi.

Dia menuturkan, Pemkab Ponorogo baru saja membangun Lingkungan Industri Kecil (LIK) di Jalan Turnojoyo, Tambakbayan Ponorogo.

Bangunan yang akan rampung pada akhir Desember 2017 ini akan digunakan sebagai tempat bagi para perajin batik membuat batik khas Ponorogo.

BBM dijual Rp 100 ribu di Papua Heboh, Tokoh Agama John Djonga Beberkan Faktanya, Ini Reaksi Jokowi

Dia menuturkan, selain tempat membuat batik, di LIK juga menjadi tempat untuk menjual batik khas Ponorogo. Sehingga, wisatawan yang datangp ke Ponorogo bisa melihat langsung pembuatan batik Ponorgo sekaligus pembuatannya.

Ipong mengatakan, selain menyediakan tempat bagi perajin batik, dia juga berusaha menciptakan pasar. Sebagai langkah awal, dengan mewajibkan siswa dan PNS untuk mengenakan batik Ponorogo setiap Kamis.

"Selain meningkatkan fasilitas juga menciptakan pasar. Saya buat kewajiban bagi seluruh siswa SD-SMP memakai batik khas Ponorogo," jelasnya.

Kewajiban memakai batik setiap hari Kamis ini juga diatur dalam Perbup No 49 tahun 2017 tentang Pelestarian Budaya Khas Ponorogo. (Surya/Rahadian bagus)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help