Dinkes Tulungaggung dan Polisi Razia di Supermarket, Banyak Produk Beregistrasi Fiktif

Sebagian besar bahan itu diberi label registrasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang diduga fiktif.

Dinkes Tulungaggung dan Polisi Razia di Supermarket, Banyak Produk Beregistrasi Fiktif
Surya/David Yohanes
Petugas tengah mendata dan memeriksa sejumlah makanan yang dicurigai, saat razia makanan dan minuman menjelang natal dan tahun baru, Jumat (23/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM,TULUNGAGUNG - Razia yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Polres Tulungagung banyak menemukan bahan tambahan makanan yang mencurigakan.

Sebagian besar bahan itu diberi label registrasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang diduga fiktif.

Temuan itu didapat saat Dinkes dan Polres Tulungagung melakukan razia di dua supermarket di Tulungagung.

Menurut Kasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Tulungagung, Masduki, label bahan tambahan pangan itu tidak sesuai dengan ketentuan.

“Dugaan kami registrasi BPOM yang ditempelkan adalah fiktif. Karena barangnya kelihatan dikemas ulang,” terang Masduki, Jumat (23/12/2017)

Untuk memastikan label BPOM itu, dibutuhkan klarifikasi ulang. Masduki mencontohkan, bahan tambahan pangan yang ditemukan berasal dari Trenggalek dan Sidoarjo.

Nantinya pihaknya akan bersurat ke dinas terkait di wilayah itu.

“Ada pula temuan, bahan tambahan pangan yang izin edarnya sudah tidak berlaku. Jika nanti ada aspek hukum, polisi yang akan bergerak,” tambahnya.

Jadi Menu Wajib Tiap Hari, Cobain Nih 5 Olahan Tempe Kekinian yang Bikin Kamu Gak Berhenti Makan

Sehari sebelumnya, Dinkes telah menggelar razia bersama BPOM di sejumlah toko grosir di Pasar Wage. Hasilnya banyak makanan kadaluwarsa yang masih dijual. Dinkes dan BPOM langsung menyita temuan itu dan memusnahkannya.

Menurut Masduki, permintaan menjelang natal dan tahun baru memang meningkat tajam.

Kondisi ini yang wajib diantisipasi, agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

“Kami lakukan pemantauan makanan dan minuman yang beredar di Tulungagung. Cara ini bagian dari upaya kami untuk melindungi kesehatan masyarakat,” pungkas Masduki. (Surya/David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved