Selidiki Motif Dugaan Pembunuhan Terhadap Sulasi, Polres Madiun Panggil Empat Saksi

Empat anggota keluarga korban yang diperiksa di antaranya, Hagen (28) anak korban, kakak korban Senu (67) serta dua keponakan korban

Selidiki Motif Dugaan Pembunuhan Terhadap Sulasi, Polres Madiun Panggil Empat Saksi
(Surya/Rahadian bagus)
Mayat Tak Dikenal Ditemukan Dalam Kondisi Kaki, Tangan dan Mulut Terikat Lakban di Sungai Blawong 

TRIBUNJATIM.COM,MADIUN - Untuk mengungkap motif dugaan pembunuhan yang menewaskan Sulasi (53) warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Polres Madiun memanggil empat orang saksi, Sabtu (23/12/3017) siang.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Madiun, AKP Ngadiman Rahyudi mengatakan, keempat saksi yang diperiksa di antaranya anak korban, kakak korban dan dua keponakan korban.

Empat anggota keluarga korban yang diperiksa di antaranya, Hagen (28) anak korban, kakak korban Senu (67) serta dua keponakan korban Sunarti (43) dan Muzaqi (48).

Kakak korban dan kedua keponakan tunggal di Desa Blego Kecamatan Paron Ngawi.

"Hari ini memanggil empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Anak korban, kakak korban dan dua keponakannya," kata Ngadiman.

Selain dimintai keterangan, keempat saksi juga diminta mengenali jasad korban guna memastikan mayat yang ditemukan pada Jumat (22/12//2017) kemarin adalah Sulasi.

"Anaknya sempat tidak mengenali, karena wajah korban sudah tak dapat dikenali. Selain itu, kondisi fisik tubuhnya juga sudah membengkak. Namun akhirnya yakin kalau itu ibunya setelah melihat tanda di mata kaki sebelah kanan," katanya.

Jelang Tutup Tahun, 43 WNA di Surabaya Dikenakan Sanksi Administratif

Sementara itu, Sunarti (48) enggan diwawancara saat ditemui usai diperiksa di Mapolres Madiun. Ia mengaku bersedih dengan kepergian Sulasi yang merupakan adik kandung ayahnya.

"Saya nggak bisa ngomong. Saya sedih, bulik saya meninggal seperti itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help