Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Marka Jalan di Kabupaten Pasuruan

Seperti yang terlihat di ruas jalan Bangil-Sukorejo. Jalan yang makin padat dilalui pengendara itu, belum terpasang marka hingga sekarang.

Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Marka Jalan di Kabupaten Pasuruan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kerumunan warga usai memblokir jalur Pantura Pasuruan - Probolinggo, tepatnya di Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Senin (25/12/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Masih banyak jalan yang belum terpasang marka. Padahal, keberadaan marka jalan itu, dibutuhkan untuk mengantisipasi kecelakaan.

Seperti yang terlihat di ruas jalan Bangil-Sukorejo. Jalan yang makin padat dilalui pengendara itu, belum terpasang marka hingga sekarang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Heri Yitno mengakui, masih banyak jalan-jalan di Kabupaten Pasuruan yang belum terpasang marka.

Hal ini tak lepas dari banyaknya jalan-jalan yang baru dibangun oleh pemerintah.

Sehingga, belum teralokasi penganggaran untuk pemasangan marka jalannya. “Karena itu, pemasangan marka jalan akan kami lakukan tahun depan,” kata Heri Yitno.

Bayi Malang Dapat Kunjungan dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari, Ini Yang Dilakukannya. . .

Ia menambahkan, pemasangan marka memang diperlukan. Hal ini sebagai penanda bagi pengendara, terkait batas lajur yang dilaluinya. Supaya, pengendara tidak sampai “makan” jalur berlawanan.

Sehingga, mencegah terjadinya kecelakaan. Penganggaran marka tersebut, sudah diusulkan dalam APBD 2018. Tak kurang dari Rp 1 miliar, dana untuk marka jalan disiapkan.

“Kami sudah usulkan. Dananya, sekitar Rp 1 miliar. Dana itu, akan dimanfaatkan untuk memasang marka jalan di sejumlah ruas yang ada di Kabupaten Pasuruan. Termasuk rencana di jalur Bangil-Sukorejo,” pungkasnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help