TribunJatim/

Natal dan Tahun Baru

Jelang Tahun Baru, Puluhan Knalpot Brong Digulung, Pemilik Motor 'Dihukum' Begini

Razian kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong jelang tahun baru mulai dilakukan. Hasilnya dan hukumannya mengejutkan.

Jelang Tahun Baru, Puluhan Knalpot Brong Digulung, Pemilik Motor 'Dihukum' Begini
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Polisi saat merazia kendaraan dengan knalpot brong menjelang perayaan tahun baru, di simpat empat Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/12/2017) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Puluhan kendaraan roda dua terjaring razia di simpang empat Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/12/2017) malam.

Kendaraan roda dua yang terjaring razia ini didominasi kendaraan yang menggunakan knalpot brong.

Kenapa? Dalam pelaksaan perayaan pergantian malam tahun baru, Satlantas Polres Pasuruan sudah bertekad memerangi penggunaan knalpot brong.

Maka dari itu, kendaraan roda dua yang masih nekat menggunakan knalpot brong akan ditilang, dan knalpotnya akan dicopot langsung.

Selain itu, pengguna sepeda motor knalpot brong akan diantarkan pulang ke rumahnya, untuk engambil knalpot yang sesuai dengan spesifikasinya dan standarisasinya.

Tak jarang dari mereka yang kelabakan dan bingung mencari knalpot standarnya. Mayoritas dari mereka sudah menjual knalpot standarnya dan diganti knalpot brong ini.

Seperti halnya yang dialami Eindo. Pengguna jalan berdomisili Pandaan ini, harus pulang ke kosannya. Ia terpaksa mengambil knalpot standarnya untuk sepeda motor CB miliknya.

"Memang persiapan untuk tahun baru. sudah dua hari kemarin saya pasang," katanya.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Erika Purwana Putra, Sabtu (30/12/2017) mengatakan, pihaknya memang menindak tegas para pengguna knalpot brong itu.

Pengguna knalpot brong saat tahun baru akan ditilang dan akan dicopot knalpotnya. Ia mengaku sudah menyiapkan bengkel jalanan untuk ikut membongkar knalpotnya.

Nah, bagi yang ingin sepeda motornya bisa dibawa pulang langsung, Erika mengatakan bahwa pemilik sepeda motor itu harus membawa knalpot standarnya.

Kalau tidak bisa membawa, sepeda motor akan diangkut dan diamankan ke Polres. Untuk proses pengambilannya harus di polres membawa peralatan standarnya.

"Ini kami lakukan untuk mengurangi potensi keramaian dan kebisingan pada saat perayaan pergargantian tahun baru nanti," tegasnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help