Formula 1

4 Tahun Pasca Michael Schumacher Kecelakaan, Rival Terberat Akhirnya Memaafkan Kesalahannya

Persaingan di Formula 1 era 1990-an pernah sengit antara Damon Hill dan Michael Schumacher. Saat tragedi terjadi, suasana bertolak belakang.

4 Tahun Pasca Michael Schumacher Kecelakaan, Rival Terberat Akhirnya Memaafkan Kesalahannya
TWITTER
Mobil Benetton-Ford B194 yang membawa Michael Schumacher menjuarai Formula 1 tahun 1994 dikendarai anaknya, Mick Schumacher, di Belgia pada Minggu (13/8/2017) 

TRIBUNJATIM.COM - Pertarungan di dunia olahraga seringkali menciptakan rivalitas antar para bintang.

Termasuk di ajang Formula 1, di era 1990-an pernah terjadi persaingan sengit antara Damon Hill dan Michael Schumacher.

Tapi rivalitas di dalam arena memang tidak seharusnya diubah menjadi masalah pribadi.

Terlebih ketika sang rival mengalami musibah.

Hal itu yang ditunjukkan oleh mantan pebalap Formula 1 (F1), Damon Hill kepada mantan rival terberatnya, Michael Schumacher.

Hill tentu masih ingat ketika Schumacher tiba-tiba membelokkan mobilnya untuk menghalangi jalannya saat mencoba meraih gelar juara di tahun 1994.

Padahal saat itu Hill hanya perlu dua poin lagi untuk menggeser Schumacher dari puncak klasemen.

Sialnya, hal itu dilakukan Schumacher tepat di grand prix penutup musim dan saat dirinya hampir dipastikan tidak dapat menyelesaikan balapan karena menabrak dinding beberapa saat sebelumnya.

Alhasil keduanya gagal menyelesaikan balapan sehingga keunggulan poin Schumacher tidak berubah.

Kini telah empat tahun berlalu sejak Schumacher mengalami kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpen, Prancis (29/12/2013).

Hill pun ikut mengenang rivalnya tersebut yang hingga saat ini tidak diketahui secara pasti mengenai kondisi kesehatannya.

"Dia tidak begitu baik kepada saya! Tapi saya memaafkannya," tulis Hill melalui akun twitternya.

"Sungguh menyedihkan kami tidak pernah memiliki hubungan yang lebih baik. Sangat menyedihkan."

Damon Hill baru merengkuh titel pertamanya di ajang F1 dua musim berikutnya atau pada musim 1996 bersama tim Williams.

Sementara Schumacher yang pindah ke Ferrari di musim tersebut mengalami puasa gelar sebelum meraih gelar ketiganya di tahun 2000. (Bolasport.com/Ardhianto Wahyu Indraputra)

Editor: Mujib Anwar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help