Angka Kecelakaan di Jombang Turun 6,41 Persen Selama 2017

Dari data di Satlantas Polres Jombang, diketahui angka kecelakaan pada 2017 total 1.110 kejadian, dan pada 2016 sebanyak 1.186 kejadian.

Angka Kecelakaan di Jombang Turun 6,41 Persen Selama 2017
Surya/Sutono
Operasi Zebra Semeru dengan sistem hunting (hunting system) oleh Satlantas Polres Jombang 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Angka kecelakaan lalulintas (laka lantas) di Kabupaten Jombang,Jawa Timur selama tahun 2017 turun 6,41 persen dibandingkan tahun sebelumya, 2016.

Penurunan angka kecelakaan juga dibarengi penurunan jumlah korban tewas akibat laka lantas.

Dari data di Satlantas Polres Jombang, diketahui angka kecelakaan pada 2017 total 1.110 kejadian, dan pada 2016 sebanyak 1.186 kejadian.

Untuk korban tewas, selama 2017 tercatat 212 jiwa. Angka ini turun 6,19 persen dibanding tahun 2016 lalu yang tercatat sebanyak 226 Jiwa.

“Jumlah untuk korban luka ringan juga turun dari 1.450 jiwa pada 2016 atau 6 persen, menjadi 1.363 jiwa di tahun 2017. Yang naik justru korban luka berat. Dari tidak ada menjadi tiga orang di tahun 2017,” kata Kasatlantas AKP Inggal Widya Perdana kepada Surya, Minggu (31/12/2017).

Dijelaskan, penurunan angka laka lantas di Jombang tak lepas dari ditingkatkanya intesitas penindakan atau razia oleh petugas di lapangan.

Inggal mencatat selema 2017, jumlah pelanggar terkena bukti pelanggaran (tilang) 32.249 pengendara, naik dari 2016 yang hanya sebesar 24.777 pengendara.

"Sedangkan untuk pelanggar yang diberikan teguran juga naik dari 7.147 pengendara di tahun 2016 menjadi 14.133 pengendara di tahun 2017," sambung Inggal.

Tanpa Pengawalan, Khofifah Nyelonong Kunjungi Keluarga Pendamping PKH yang Gugur Dalam Tugas

Ditambahkan, selain dilakukan razia, berbagai operasi cipta kondisi oleh Satlantas Polres Jombang juga dinilai mampu menekan angka laka lantas. Di antaranya Operasi Simpatik, Operasi Patuh, dan Operasi Zebra.



Masih menurut Inggal, faktor lainnya yang mendukung turunnya angka laka lantas adalah juga masifnya poster, spanduk dan baner imbauan tertib lalulintas yang tersebar hampir di seluruh jalan protokol.

“Monumen berupa kendaraan bekas kecelakaan lalu lintas yang di tempatkan di atas tugu setinggi dua meter di Jalan Raya Mojoagung sedikit-banyak juga membuat pengendara lebih hati-hati sehingga mengurangi angka laka," imbuh Inggal.(Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved