Liga Indonesia

Arema FC Terbelit Masalah Kiper, Masalahnya ini

Mantan penjaga gawang Persita Tangerang itu memilih untuk mengurungkan niatnya bergabung dengan Arema FC.

Arema FC Terbelit Masalah Kiper, Masalahnya ini
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Yogi Triana, usai latihan perdana bersama Arema FC di Stadion Dirgantara Komplek Paskhas Abdulrahman Saleh, Pakis, Kabupaten Malangpada Selasa (26/12/2017) 

Laporan wartawan TribunJatim Alfi Syahri Ramadana

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC harus bisa merelakan keputusan Yogi Triana.

Mantan penjaga gawang Persita Tangerang itu memilih untuk mengurungkan niatnya bergabung dengan Arema FC. Meskipun pemain bertinggi 188 cm itu sudah bergabung latihan.

Keputusan Yogi itu tentu saja membuat slot penjaga gawang Arema FC hanya menyisakan lima saja. Namun, jumlah tersebut akan kembali berkurang dalam waktu dekat.

Tim Singo Edan berencana meminjamkan satu penjaga gawang mudanya yakni Andriyas Francisco ke Pusamania Borneo FC untuk turnamen Piala Presiden mendatang.

Dengan kondisi tersebut, praktis Arema FC hanya memiliki empat penjaga gawang dalam gelaran Piala Presiden nanti.

Empat penjaga gawang tersebut adalah Joko Ribowo, Kurniawan Kartika Ajie, Utam Rusdiana dan Teddy Heri.

Tim pelatih masih kesulitan untuk menambah penjaga gawang baru lagi.

"Sebenarnya untuk mendapatkan pemain sekelas Yogi Triana sudah sangat sulit. Kini untuk menambah kiper lagi terus terang saja sulit mencari yang sesuai kriteria yang diinginkan," ucap pelatih kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah, Minggu (31/12/2017).

Tanpa Pengawalan, Khofifah Nyelonong Kunjungi Keluarga Pendamping PKH yang Gugur Dalam Tugas

Disisi lain, pelatih yang akrab disapa Begal itu menjelaskan bahwa ada sejumlah kriteria yang diberikan tim pelatih ketika merekrut penjaga gawang.

Kriteria tersebut menjadi tolok ukur utama untuk bisa mendapatkan penjaga gawang.

"Paling tidak penjaga gawang yang kami inginkan harus memiliki kematangan permainan baik ketika menang penguasaan bola maupun ketika kalah penguasaan bola. Selain itu pengambilan keputusanya juga harus tepat," pungkasnya.

Penulis: Alfi Syhari Ramadana
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help