Kinerja Ritel Jawa Timur di Tahun 2017 Turun Hingga 5 Persen

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur, April Wahyu Widati mengatakan, angka tersebut membaik

Kinerja Ritel Jawa Timur di Tahun 2017 Turun Hingga 5 Persen
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penjualan ritel selama tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 5 persen dibanding capaian tahun 2016.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur, April Wahyu Widati mengatakan, angka tersebut membaik setelah para pelaku ritel memperkirakan kinerja penjualan ritel akan turun hingga 20 persen.

"Karena pas Lebaran kemarin, penjualan ritel tidak mengalami kenaikan signifikan," terangnya dihubungi TribunJatim.com, Minggu (31/12/2017).

(Lesakkan Dua Gol, Mohamed Salah Pepet Harry Kane, Berikut Daftar Top Scorer Sementara Liga Inggris)

Hal tersebut karena momentum Lebaran yang bersamaan dengan momentum lain seperti tahun ajaran baru, serta menjelang Natal dan Tahun Baru.

April menambahkan, pelaku ritel hingga produsen makanan dan minuman juga tengah beradaptasi menghadapi pergeseran pola konsumsi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat saat ini tidak mengalami pelemahan daya beli, namun konsumsinya bergeser menjadi belanja yang bersifat leisure dan experience-based.

(Presiden Jokowi Mendadak ke Nikahan Anak Pawang Rusa Istana, Isi Amplopannya Jadi Buah Bibir Netizen)

"Kita tetap optimistis kondisi penjualan 2018 bisa lebih baik dibanding tahun ini, karena peritel juga butuh waktu penyesuaian terhadap perubahan pola konsumsi ini," tambah April.

Namun April juga mengakui, saat ini peralihan berbelanja melalui e-commerce sedang banyak diminati masyarakat karena berbagai promosi yang ditawarkan tanpa perlu pergi ke pusat perbelanjaan.

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help