Natal dan Tahun Baru

Rasa Sayang dan Galaxy Dirazia Saat Tahun Baru, Petugas Gabungan Temukan Hal Mengejutkan

Razia tempat hiburan di Surabaya digelar petugas gabungan. Temuannya mengejutkan, ternyata banyak yang ...

Rasa Sayang dan Galaxy Dirazia Saat Tahun Baru, Petugas Gabungan Temukan Hal Mengejutkan
SURYA/ANAS MIFTAKHUDIN
Petugas BNNK Surabaya saat merazia Galaxy Pool and Karaoke di Jalan Pandegiling, Senin (1/1/2017) dini hari. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua tempat hiburan malam di Surabaya yang diduga menjadi bagian peredaran narkotika, dirazia petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya saat pergantian tahun.

Hiburan malam yang dirazia, Senin (1/1/2017) dini hari adalah Galaxy Pool and Karaoke di Jalan Raya Pandegiling dan Rasa Sayang Blue Fish di Jalan Raya Tegalsari.

Di Rasa Sayang, petugas BNNK yang dibantu TNI mengamankan Ahmad, seorang pengunjung kedapatan membawa satu poket SS.

Barang bukti tersebut ditemukan petugas saat menggeledah saku celana pengunjung tersangka.

Sebelum digeledah petugas, Ahmad terlihat gelisah lalu petugas mendekat dan tubuh tersangka digeledah.

"Orang tersebut langsung kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui mata rantai peredarannya," ujar Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti, di sela memimpin razia.

Ketika razia berlangsung di Galaxy Pool and Karaoke, petugas memeriksa urine sebanyak 97 orang.

Mulai dari pengunjung, pegawai dan lady escort. Dari 97 orang dua di antaranya dinyatakan positif mengandung methamphetamime dan MDMA.

Di karaoke Rasa Sayang Blue Fish Jalan Raya Tegalsari, jumlah orang yang dites urine sebanyak 99 orang. Dari hasil pemeriksaan urine, enam orang di antaranya dinyatakan positif.

Identitas delapan pengunjung yang dinyatakan positif yakni, Ade Yunita asal Simorejosari, Ahmat Bintang asal Kampung Malang, Rudal Pratama asal Kalimas Baru, dan Hizkia A.P asal Dukuh Kulang Utara.

Lalu Suwantono asal Kedung Turi, Muhammad Amin asal Tambak Asri, Samsul asal Pamekasan, Madura dan Rafika asal Dusun Kricak, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

"Delapan orang yang dinyatakan positif akan dilakukan rehabilitasi," jelas AKBP Suparti.

Mantan Kasubag Humas Polrestabes, menegaskan razia yang dilakukan di dua tempat karena ada informasi yang masuk jika lokasi tersebut kerap dipakai ajang transaksi narkotika.

Apalagi menjelang tahun baru banyak muda-mudi yang berkumpul untuk melakukan kegiatan pesta akhir tahun.

"Alhamdulillah setelah prosesi razia ditemukam satu orang yang diduga pemakai atau pengedar SS si Rasa Sayan," tegasnya. (Surya/Anas Miftakhudin)

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved