Antrean Pemohon Membeludak di SIM Corner Tunjungan Plaza, Petugas: Padahal Sudah Diberi Dispensasi

Warga terlihat mengantre SIM Corner yang berada di Lantai 1, Tunjungan Plaza 1 Surabaya.

Antrean Pemohon Membeludak di SIM Corner Tunjungan Plaza, Petugas: Padahal Sudah Diberi Dispensasi
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Antrean warga Surabaya saat mengurus perpanjangan SIM di SIM Corner Tunjungan Plaza 1 Surabaya, pada Selasa (2/1/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Warga terlihat mengantre SIM Corner yang berada di Lantai 1, Tunjungan Plaza 1 Surabaya.

Sejumlah pemohon Surat Ijin Mengemudi (SIM) tengah mengantre sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WIB pada Selasa (2/1/2017).

Petugas SIM Corner, Aiptu Yuni Damayanti mengatakan membludaknya pemohon SIM itu akibat libur. 

"Sejak Sabtu (30/12/2017) kan kami tutup, kami baru buka hari ini (2/1/2018), sudah kami umumkan sebelumnya, mau tidak mau harus hari ini, karena kalau SIM nya mati harus bikin awal lagi," tegas Yuni.

Ia menambahkan pihak Satlantas Polrestabes Surabaya memberikan dispensasi pada warga yang tengah memiliki SIM yang telah mati.

Yuni menuturkan, dispensasi itu diberlakulan hingga Sabtu (6/1/2018).

"Sudah kami jelaskan untuk dispensasi sampai Sabtu (6/1/2018)," sambungnya pada awak media.

Menurutnya, terkait pengumuman dispensasi itu, pihaknya sempat kewalahan lantaran jumlah pemohon perpanjangan SIM ditempatnya bekerja justru membeludak.

Bahkan, lebih dari yang diprediksi sebelumnya.

Sayangnya, dengan banyaknya jumlah antrean itu, dirasa Yuni tak sepadan dengan tempat, pegawai, dan sejumlah peralatan yang ada disana.

"Jadi tambah banyak antreannya, tadi kami buka pukul 10.00 sampai 20.00 WIB dan semua loket buka," imbuhnya.

Ketika TribunJatim.com berada disana, terlihat antrean membeludak dengan kepanjangan sekitar 200 meter ke arah selatan.

Bahkan, ada pula beberapa pemohon yang duduk dan bahkan membeli kursi agar dapat mengurangi rasa lelah yang dirasakan ketika mengantre sekitar lima sampai enam jam disana.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help