TribunJatim/

Surabaya Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur Selama Desember 2017

BPS mencatat Surabaya menjadi kota yang memiliki inflasi tertinggi dari delapan kota yang dipantau pada Desember 2017.

Surabaya Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur Selama Desember 2017
Konsultan Pajak OMNI
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Surabaya menjadi kota yang memiliki inflasi tertinggi dari delapan kota yang dipantau pada Desember 2017.

Surabaya tercatat mengalami inflasi sebesar 0,85 persen, disusul oleh Probolinggo sebesar 0,69 persen dan Jember 0,66 persen.

Komoditas beras, telur ayan ras, tarif kereta api dan daging ayam ras menjadi komoditas yang berkontribusi besar dalam terjadinya inflasi di seluruh kota pantauan di Jawa Timur.

"Kenaikan tarif angkutan udara di Kota Malang dan Surabaya juga turut mendorong terjadinya inflasi di kota tersebut," terang Teguh Pramono, Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Selasa (2/1/2018).

(Begini Alasan Arema FC Akan Tampil Maksimal Saat Lawan PSIS Semarang Meski Hanya Uji Coba)

Adapun komoditi yang mengalami kenaikan harga tertinggi terjadi pada cabai rawit sebesar 30,78 persen.

Namun cabai berada di posisi ke-9 sebagai 10 besar komoditi penyumbang inflasi di Surabaya.

Sedangkan posisi pertama komoditi penyumbang inflasi ialah beras, dengan presentase sebesar 4,32 persen dan berkontribusi 0,19 persen.

Setelah beras, telur ayam ras dan tarif kereta api masing-masing berkontribusi 0,13 dan 0,08 persen dengan perubahan harga sebesar 15,81 dan 17,81 persen.

Hingga bulan Desember 2017, secara kumulatif Surabaya mencapai inflasi tahun kalender sebesar 4,37 persen lebih tinggi dibanding angka inflasi tahun kalender Jawa Timur sebesar 4,04 persen.

(Anggota Dewan Soroti Pembongkaran 17 Bangunan PKL di Jalan Bentul Surabaya yang Tanpa Solusi)

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help