Duet Mundjidah-Sumrambah Peroleh Amunisi Baru Hadapi Nyono di Pilbup Jombang

Gus Edo menyatakan, dukungan resmi dari Partai Gerindra tersebut sudah pasti menjadi tambahan energi sekaligus energi baru

Duet Mundjidah-Sumrambah Peroleh Amunisi Baru Hadapi Nyono di Pilbup Jombang
istimewa
Mundjidah Wahab didampingi Sumrambah (berpeci) terima rekom dari Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pasangan Calon Bupati–Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Jombang, Mundjidah WahabSumrambah, mendapat tambahan amunisi untuk bertarung di Pilkada Jombang 2018. Terutama menghadapi pasangan Nyono Suharli-Subaidi.

Selain sudah pasti diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat, pasangan ini juga mendapat rekomendasi dari DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

"Alhamdulillah, rekomendasi dari Partai Gerindra itu kami terima Selasa 2 Januari lalu di DPD Partai Gerindra Jatim, Surabaya," kata juru bicara Mundjidah, Mujtahidur Ridho alias Gus Edo kepada Surya, Kamis sore (4/1/2018).

Gus Edo menyatakan, dukungan resmi dari Partai Gerindra tersebut sudah pasti menjadi tambahan energi sekaligus energi baru bagi pasangan Mundjidah-Sumrambah dalam menyongsong Pilkada 2018.

Dengan bertambahknya dukungan atau pengusung bagi pasangan ini, kini setidaknya pasangan Mundjidah-Sumrambah diusung oleh tiga parpol yang memiliki total 12 kursi di DPRD Jombang.

Ketiganya masing-masing PPP yang memiliki 4 kursi di DPRD Jombang), kemudian Partai Demokrat (6 kursi) dan Partai Gerindra (2 kursi).

Dukungan ini, sudah lebih dari cukup untuk mengusung pasangan Mundjidah-Sumrambah, karena sudah dari 20 persen lebih dari total 50 kursi yang ada di DPRD Jombang.

Hj Mundjidah Wahab sendiri adalah Wabup Jombang periode 2013-21018, mendampingi Bupati Nyono Suharli. Mundjidah juga sekaligus Ketua DPC PPP Jombang dan Ketua PC Muslimat NU setempat.

Sedangkan Sumrambah adalah mantan Ketua DPC PDIP Jombang yang juga mantan anggota DPRD Jatim. Sumrambah pada pilkada 2013 ikut bertarung sebagai cawabup dari Cabup Widjono Soeparno yang diusung PDIP. Namun kalah telak dengan pasangan Nyono-Mundjidah.

Berbekal Modal Iuran, Pria ini Bergaya jadi Bos Traktir Nyabu Dua Cewek Ingusan

Nyono dan Mundjidah kini pecah kongsi, karena sama-sama akan bertarung untuk berebut jabatan bupati periode 2018-2023.

Nyono diusung Partai Golkar (7 kursi) dan PKB (8 kursi) dipastikan berpasangan dengan Subaidi Mukhtar, wakil ketua DPRD Jombang yang kini Sekretaris Dewan Syura DPC PKB Jombang.




Selain kedua pasangan tersebut, masih ada satu pasangan lagi yang hampir pasti diusung PDIP (9 kursi) dan Hanura (2 kursi). Yakni pasangan Kombespol Syafiin-Khoirul Anam.

Syafiin adalah perwira polisi asal Desa Darurejo Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang yang kini berdinas di Mabes Polri. Sedangkan Khoirul Anam adalah anggota Fraksi PDIP DPRD Jombang.(Surya/Sutono)

 

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help