Kapolres Jombang Minta Tim Sukses dan Calon Tak Mainkan Isu SARA di Pilkada 2018

Ia mengatakan, kondisi Kabupaten Jombang selama ini sangat kondusif. Karena meskipun warga punya latar belakangnya beragam

Kapolres Jombang Minta Tim Sukses dan Calon Tak Mainkan Isu SARA di Pilkada 2018
ilustrasi 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto mengimbau kepada para calon dan tim sukses peserta Pilkada 2018 tidak memainkan isu SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan serta kampanye hitam selama proses pilkada di Jombang.

"Jika hal tersebut kami temukan, kami tak ragu bertindak dengan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku," ujarnya kepada Surya, di Mapolres Jombang, Kamis (4/1/2018).

Ia mengatakan, kondisi Kabupaten Jombang selama ini sangat kondusif. Karena meskipun warga punya latar belakangnya beragam namun memiliki toleransi tinggi, sehingga tindakan sara dan kampanye hitam sangat bertentangan.

"Di sini kami dapat melihat seluruh agama dan budaya yang berbeda dapat hidup rukun dan berdampingan. Sehingga tindakan SARA dan kampanye hitam tidak etis dilakukan," imbuhnya.

Pilkada di Jombang, sambung Agung, hendaknya bisa menjadi pesta demokrasi bagi rakyat serta menjadi proses pendewasaan diri bagi seluruh kontestan pilkada.

Sehingga usai pilkada dapat lebih terjalin kebersamaam untuk membangun Jombang lebih baik.

"Mari kita taati seluruh proses sesuai prosedur yang sudah ditentukan oleh KPU, sehingga dapat terjalin proses demokrasi yang benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Selain itu, Agung juga menyinggung larangan penyebaran isu 'hoax' dan ujaran kebencian (hate speech) di media sosial ataupun media konvensional.

"Kami akan terus pantau dengan tim Cyber Patrol polres Jombang. Kami aktif 24 jam terus-menerus mendeteksi. Dan bila ada yang melanggar, akan dikenakan UU ITE (Undang-undang Informasi dan Trnsaksi Elektronik)," pungkasnya.

Pria Asal Kota Kediri ini Bawa WIL ke Rumah Kepergok Istri, Lalu. . .

Di Jawa Timur, Kabupaten Jombang merupakan salah satu dari 18 kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 27 Juni 2018.



Kabupaten dan kota lain yang menggelar pilkada itu, Kabupaten Lumajang, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Nganjuk, Jombang, Madiun, Magetan, Tulungagung, Bojonegoro, Bangkalan, Sampang dan Kabupaten Pamekasan. Kemudian Kota Probolinggo, Malang, Kediri, Madiun dan Kota Mojokerto.(Surya/Sutono)

 
Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help