TribunJatim/

Dalam Penutupan Saham Dunia 2018, Apple Menduduki Posisi Pertama

Dunia perteknologian tengah berlomba-lomba dalam mengembangkan karya mutakhirnya.

Dalam Penutupan Saham Dunia 2018, Apple Menduduki Posisi Pertama
The Verge
Logo Apple di Bill Graham Ciciv Auditorium, San Francisco, AS. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dunia perteknologian tengah berlomba-lomba dalam mengembangkan karya mutakhirnya.

Dalam bursa perdagangan saham di Amerika Serikat mencatat sejumlah perkembangan perusahaan yang tengah bergerak di bidang teknologi.

Bahkan, diperkirakan tak lama lagi akan menembus evaluasi hingga US $ 1 Triliun.

Bila dirupiahkan, angka tersebut mencapai sekitar Rp 13,5 kuadraliun.

Menurut catatan Bank Dunia terkait nominal tersebut, dengan pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2016 lalu, mencapai angka $ 923,3 miliar.

Dewasa ini, terdapat beberapa perusahaan yang tak jauh dari valuasi US $ 1 triliun.

Dalam hal ini, terdapat pula sejumlah perusahaan yang tengah bersaing didalamnya, yakni:
- Apple, di posisi yang paling depan
- Di posisi kedua ada induk perusahaan Google - Alphabet
- Yang ketiga ditempati oleh Microsoft
- Di posisi keempat disusul oleh Amazon
- Kemudian di urutan kelima adalah Facebook
- Dan Tencent di urutan keenam.

Dikutip dari CNN Indonesia, pada penutupan perdagangan saham di New York pada Selasa (2/1/2018), saham Apple meningkat 1,8 persen.

Dari hal tersebut, mampu mendongkrak valuasi Apple mencapai angka US $ 869 miliar.

Kemudian untuk Alphabet, yakni perusahaan induk dari Google, sekarang berada paling dekat dengan Apple usai mengantongi valuasi senilai US $ 729 miliar.

Lalu, Microsoft membuntuti dibelakang Alphabet dengan valuasi sebesar US $ 664 miliar.

Selanjutnya, disusul Amazon senilai US $ 563 miliar, Facebook yakni US $ 520 miliar, serta Tencent sebesar US $ 493 miliar.

Menyeluruh, pendapatan produk itu pun diprediksi akan terus meningkat bahkan akan digadang-gadang akan memecahkan rekor, dengan menembus valuasi triliunan dolar.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help