Home »

Bisnis

» Mikro

Berawal Ikut-ikutan Teman Merajut Bros Bunga, Alumni ITS Ini Jalankan Bisnis Boneka Rajut Imut

Memiliki hobi yang bisa menghasilkan pundi-pundi uang adalah hal yang banyak diinginkan orang.

Berawal Ikut-ikutan Teman Merajut Bros Bunga, Alumni ITS Ini Jalankan Bisnis Boneka Rajut Imut
TRIBUNJATIM.COM/TRIANA KUSUMA
Sari Satriani owner usaha 'sarirajut' bersama boneka rajut handmade karyanya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Memiliki hobi yang bisa menghasilkan pundi-pundi uang adalah hal yang banyak diinginkan orang.

Hal ini juga dilakukan Sari Satriani, Alumni Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) sekaligus owner dari Sari Rajut.

Wanita kelahiran Jombang 30 Agustus 1988 memiliki hobi merajut, sejak ia kuliah,ketertarikannya timbul saat melihat temannya yang sedang belajar merajut.

"Awalnya belajar sama teman, ada teman yang les merajut namanya Regina sama Toya, pas teman bawa benang dan alat ke kampus terus ikutan," ujar Sari Satriani owner boneka rajut Sari Rajut, Senin (8/1/2018)

(Mulai Berlaku Kanalisasi Jalur Sepeda Motor Frontage Road Ahmad Yani, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya)

Hal tersebut berawal saat dirinya duduk di semester akhir saat kuliah, ia mengaku makin penasaran hingga ia membeli buku dan belajar pola-pola merajut.

"Awalnya dulu cuma buat yang bunga bentuknya untuk bros," ujar Sari saat ditemui dirumahnya di Pakuwon, Surabaya Timur.

Pada tahun 2010 ia mendapat orderan pertamanya 20 buah dan terus berkembang membuat boneka.

Hingga tahun 2013 mulai serius membuat boneka rajut.

"Boneka rajut mulai ukuran 9 sampai 35 cm yang paling besar, untuk harga mulai 15 hingga 200 ribu rupiah," ujar Sari.

Untuk memesan boneka rajut handmade karya Sari bisa memesannya melalui instagram @sarirajut.

Penulis: Triana Kusumaningrum
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help