Pilkada Bangkalan

Malu Daerahnya Terus Dicap Tertinggal, Anggota DPR RI ini Pilih Banting Setir Nyalon Bupati

Rasa malu daerahnya selalu dapat label negatif menggerakkan politisi DPR RI maju daftar ke KPU mencalonkan diri jadi bupati.

Malu Daerahnya Terus Dicap Tertinggal, Anggota DPR RI ini Pilih Banting Setir Nyalon Bupati
SURYA/AHMAD FAISOL
Pasangan Bakal Calon peserta Pilkada Bangkalan, Farid Alfauzi (pegang mic) dan Sudarmawan (kedua kiri) usai menyerahkan berkas persyaratan pencalonan dan berkas syarat calon di KPU Kabupaten Bangkalan, Senin (8/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Jabatannya sebagai Anggota Komisi VII DPR RI membuat Farid Al Fauzi begitu mudah memantau perkembangan Kabupaten Bangkalan dari tahun ke tahun.

Ia menilai Bangkalan tidak pantas berada dalam posisi sebagai salah satu kabupaten tertinggal di Jawa Timur.

"Saya malu sebagai Anggota DPR ketika Bangkalan dinyatakan sebagai kabupaten tertinggal," ungkap Farid usai menyerahkan berkas persyaratan pencalonan dan berkas syarat calon di KPU Kabupaten Bangkalan, Senin (8/1/2018).

Farid mendaftar sebagai calon bupati (cabup) dalam Pilkada Kabupaten Bangkalan bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Sudarmawan.

Daftar Calon Wali Kota Madiun ke KPU, Dosen Universitas Indonesia Pilih Jadi Tukang Ojek

Pasangan berlatar belakang politisi dan birokrasi ini menggelorakan 'Bangkalan Berani Bangkit' sebagai perbaikan dan membangkitkan posisi sesungguh nya Kabupaten Bangkalan.

Sosok Sudarmawan bukanlah tokoh birokrasi asing di Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Ia pernah menjabat Sekretaris Daerah selama enam tahun terhitung sejak 2004 hingga 2010. Dia juga pernah menjabat Plt Bupati Sumenep.

Bersama Sudarmawan, lanjut Farid, pihaknya akan melakukan perbaikan di semua lini terutama sektor pelayanan publik. Salah satunya merevolusi proses pelayanan kesehatan.

"Kami akan dahulukan tindak medis daripada administrasi, mobil reaksi cepat untuk jemput pasien di pelosok, dan pendampingan pasien oleh PNS untuk mengurus administrasinya," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help