TribunJatim/

Per 1 Januari 2018, Bank Indonesia Alihkan Sistem Informasi Debitur ke OJK Sepenuhnya

Per 1 Januari 2018, Sistem Informasi Debitur (SID) dialihfungsikan sepenuhnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Per 1 Januari 2018, Bank Indonesia Alihkan Sistem Informasi Debitur ke OJK Sepenuhnya
TRIBUNJATIM.COM/AULIA FITRI HERDIANA
Kepala OJK Regional IV Jawa Timur, Heru Cahyono saat memberi pemaparan, Selasa (9/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Per 1 Januari 2018, Sistem Informasi Debitur (SID) dialihfungsikan sepenuhnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Secara sederhana, SID merupakan tempat memperoleh informasi tentang kesehatan kredit seseorang yang biasa digunakan perbankan atau lembaga jasa keuangan untuk mempertimbangkan seseorang layak menerima kredit atau tidak.

Sesuai amanat UU No 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia mengalihkan fungsi pengaturan, pengembangan, dan pengelolaan Sistem Informasi Perkreditan, kepada OJK.

Pengalihan fungsi tersebut telah melalui masa transisi sejak 31 Desember 2013.

13 Foto Pose Orang Ketiduran di Sembarang Tempat, Asli Nempel Molor! No 11 Bakal Bikin Ramai

Berikan Ini untuk Risty Tagor Pasca Hadiri Pernikahan Rifky Balweel, Tindakan Arsen Mengharukan

Bank Indonesia sebagai bank sentral mengelola pelaporan SID, sedangkan OJK menjalankan pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) secara paralel selama April hingga Desember 2017.

Kini BI tidak lagi menerima pelaporan SID sejak 31 Desember 2017, dan pengelolaan sistem informasi perkreditan hanya dilaksanakan oleh OJK melalui SLIK.

Kepala OJK Regional IV Jawa Timur, Heru Cahyono mengatakan, SLIK merupakan infrastruktur penting yang digunakan oleh pelaku industri untuk dapat mengelola risiko kredit, sehingga membantu menurunkan tingkat risiko kredit bermasalah.

"Untuk masyarakat, SLIK dapat mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh persetujuan kredit," ucapnya saat Bincang Bareng Media (BBM) Bank Indonesia dan OJK di Haryono Kitchen, Surabaya, Selasa (9/1/2018).

Jumlah LJK (Lembaga Jasa Keuangan) yang telah menjadi pelapor SLIK per Desember 2017 tercatat mencapai 1.648, yang terdiri dari Bank Umum, BPR, BPRS, Lembaga Pembiayaan, LJKL (kecuali Lembaga Keuangan Mikro), dan koperasi simpan pinjam.

12 Fakta Video Panas Tante VS Bocah SD yang Viral di Medsos, Terungkap Lokasi Sampai Durasi Syuting

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help