Atap Rumahnya Runtuh, Kakek dan Nenek Pucang Surabaya Ini Mengaku Bersyukur, Putranya Senang

Wanita paruh baya istri seorang veteran ini mengaku bersyukur atas kejadian yang menimpanya sore tadi.

Atap Rumahnya Runtuh, Kakek dan Nenek Pucang Surabaya Ini Mengaku Bersyukur, Putranya Senang
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Atap runtuh, dua lansia tertimpa runtuhan atap dan terjebak di kamar rumahnya di Jalan Pucang Adi III, Surabaya, Rabu (10/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengenakan mantel tebal berkerudung, Nunuk (70) terbaring di sofa tempat ia tinggal di Jalan Pucang Adi III, No 6, Surabaya, Rabu (10/1/2017).

Selain mantel, selimut loreng ala rumah sakit juga ia kenakan untuk membungkus badan supaya hangat pasca kejadian atap rumah runtuh yang dialaminya.

Saat ditemui TribunJatim.com, istri seorang veteran ini mengaku bersyukur atas kejadian yang menimpanya sore tadi.

"Syukur saya dan bapak selamat. Bapak ada di kamar depan, saya di kamar belakang, dan tiba-tiba atapnya runtuh," ucapnya sembari terbata-bata.

12 Tanda Ini Berisi Peringatan yang Bikin Gagal Paham, No 7 Ngapain Dipajang, Maksudnya Apa Nih?

Tak hanya reruntuhan kayu dan genteng, Nunuk dan suaminya, Tomo (90), juga harus menahan dinginnya air hujan yang turun petang itu.

Ardi (30), anak bungsu pasangan penuang veteran ini mengaku senang karena kedua orangtuanya selamat.

Ardi yang saat kejadian sedang kerja, langsung pulang usai dihubungi tetangganya jika orangtuanya tertimpa atap rumah dan terjebak di kamar.

"Kabar dari tetangga tadi bapak ibu tertahan di kamar dan pintu tak bisa dibuka," katanya.

Halaman
12
Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help