Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Musnahkan Bulu Merak hingga Ribuan Bibit Pohon Tanpa Izin

Balai Besar Karantian Pertanian Surabaya, Jatim, musnakan puluhan kotak bibit dan bulu merak pada Rabu (10/1/2018).

Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Musnahkan Bulu Merak hingga Ribuan Bibit Pohon Tanpa Izin
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Petugas Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Kementerian Pertanian saat memusnakan puluhan kardus dan ribuan batang tanaman, Rabu (10/1/2017). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Balai Besar Karantian Pertanian Surabaya, Jatim, musnakan puluhan kotak bibit dan bulu merak pada Rabu (10/1/2018).

Kepala BBKP Surabaya, M Fauzi menjelaskan, bibit tanaman ini dimusnahkan karena tak memiliki izin resmi.

“Pengamanan bibit ini hasil dari sitaan sejak Agustus 2017 sampai Januari 2018,” jelanya kepada TribunJatim.com.

M Fauzi juga memaparkan, kumpulan bibit ini merupakan barang bawaan dan kiriman dari beberapa negara di antaranya yakni China (Tiongkok), Malaysia, Hongkong dan Singapura.

(Beredar Foto Surat Keputusan PDIP Tunjuk Puti Guntur Soekarno Dampingi Gus Ipul)

“Yang dimusnakan adalah 25 kantong bibit siap tanam, bonsai, bulu merak, tanaman hias dan bibit sayur-mayur lainnya. Tanaman hiasnya anggrek dan kantong semar,” paparnya.

Tak hanya memasukkan tumbuhan berupa biji, para warga pelancong ini juga nekat membawa tumbuhan setinggi bonsai yang dikirim dan dibawa melaui pesawat.

“Yang paling banyak itu tanaman hias Tapak Dara yang dibawa menggunakan koper. Jumlah tanaman Tapak Dara ada 2500 batang totalnya,” tandas M Fauzi.

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help