Pilkada Kota Kediri

Daftar ke KPU, Cawali yang Diusung PKB dan Golkar Pilih Sarungan Saja

Kultur diugemi oleh calon wali kota ini saat dia mendaftar ke KPU, meski kontras dengan pasangannya.

Daftar ke KPU, Cawali yang Diusung PKB dan Golkar Pilih Sarungan Saja
SURYA/DIDIK MASHUDI
Pasangan Aizzudin Abdurahman (kiri) dan Teguh Sujono (kanan) yang diusung PKB dan Golkar saat mendaftar ke KPU Kota Kediri, Rabu (10/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kultur Nahdlatul Ulama (NU) benar-benar mewarnai sosok Aizzudin Abdurahman, bakal calon wali kota Kediri yang dijagokan koalisi PKB - Golkar dalam Pilkada Kota Kediri 2018.

Saat mendaftar ke Kantor KPU Kota Kediri, Rabu (10/1/2018), pria yang akrab disapa Gus Aiz ini hanya mengenakan setelan sarung warna hijau dan baju lengan panjang.

Penampilannya sangat lekat dengan sosok santri tulen sehingga tidak tampil formal.

Sehingga saat hadir di acara formal, Gus Aiz hanya memakai sandal warna hitam.

Sementara pasangannya di Pilkada Kota Kediri Teguh Sujono tampil formal memakai baju putih lengan panjang, songkok dan celana hitam lengkap dengan sepatunya.

Daftar Calon Wali Kota Madiun ke KPU, Dosen Universitas Indonesia Pilih Jadi Tukang Ojek

Takut Hilang, Surat Rekom Maju Pilkada Disimpan di Brankas, Saat Daftar KPU Malah Ketlisut dan . . .

Saat datang ke Kantor KPU Kota Kediri, Aizzudin-Teguh Sujono juga diiringi musik hadrah dari aktifis perempuan PKB. Ratusan pendukungnya dari massa partai koalisi juga ikut mengantarkan.

Selain dicalonkan koalisi PKB - Golkar juga didukung Partai Gerindra dan PPP. Massa pendukungnya ikut menyaksikan prosesi pendafaran.

Gus Aiz mengungkapkan, progamnya jika terpilih menjadi walikoya bakal membangun peradaban Kota Kediri yang lebih baik. Karena Kota Kediri mempunyai potensi peradapan yang luhur.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help