Agar Bisa Tukar dan Tambah Satwa, Dewan Terus Dorong Kebun Binatang Surabaya Selesaikan Akreditasi

PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS) terus didorong untuk menyelesaikan akreditasi oleh DPRD Surabaya.

Agar Bisa Tukar dan Tambah Satwa, Dewan Terus Dorong Kebun Binatang Surabaya Selesaikan Akreditasi
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Erwin Tjahyuadi, anggota Komisi B DPRD Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) terus didorong untuk menyelesaikan akreditasi oleh DPRD Surabaya.

Saat ini, KBS sedang melakukan upaya namun belum menunjukkan tanda-tanda tercapainya akreditasi.

Erwin Tjahyuadi, anggota Komisi B DPRD Surabaya mengatakan KBS perlu segera memperoleh akreditasi untuk kelangsungan satwanya.

( Gara-gara Cemburu, Istri Pukul Suaminya Pakai Paving Saat Bertemu Usai Dua Bulan Pisah Ranjang )

Sebab tanpa akreditasi, KBS tidak dapat melakukan pertukaran satwa maupun menambah satwa.

"Bagaiamana kalau tidak bisa apa-apa, mau tukar satwa, mau ngeluarin juga padahal ada yang overload," ujar Erwin, Jumat (12/1/2018).

Saat ini, KBS tidak memiliki akreditasi karena masa aktif akreditasi tidak segera diperpanjang.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan apapun nilai akreditasi akan berguna untuk kelangsungan satwa di dalamnya.

( Diminta Uang Rp 40 Miliar untuk Nyalon di Pilgub Jatim, La Nyalla akan Tuntut Partai Gerindra )

Sebab di KBS masih ada satwa single atau tidak memiliki pasangan dan jenis satwa yang over populasi.

Sementara pihak KBS sebelumnya mengatakan telah mengupayakan akreditasi dan tinggal menunggu tim asesor.

"Kami sudah mengupayakan, tinggal menunggu tim asesor. Minimal akreditasi B seperti yang sebelumnya," kata Khairul Anwar, Direktur Utama PDTS KBS, beberapa waktu lalu.

( Kunjungi Lantamal V, Kapolrestabes Surabaya Jalin Silaturahmi, ini yang Dibahas )

Penulis: Nurul Aini
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help