Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Pakisaji Malang, Mantan Penjaga Sebut Hal Aneh Sering Terjadi

Di Perlintasan Kereta Api Bonderland ini, memang tidak ada palang pintu dan penjaganya.

Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Pakisaji Malang, Mantan Penjaga Sebut Hal Aneh Sering Terjadi
TRIBUNJATIM.COM/ISTIMEWA
Kecelakaan antara Kereta Api Penataran dengan Grandmax di Genengan, Pakisaji, Kabupaten, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kecelakaan kereta api terjadi di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (12/1/2018), sekitar pukul 11.00 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan Kereta Api Penataran dengan Daihatsu Grandmax nopol B 1444 CEU.

Di Perlintasan Kereta Api yang biasa disebut dengan Perlintasan Kereta Api Bonderland ini, memang tidak ada palang pintu dan penjaganya.

"Memang dari dulu tidak ada palangnya," kata Supomo, seorang warga sekitar yang pernah menjaga perlintasan kereta api tersebut.

Blak-blakan! Artis-artis Indonesia Ini Ngaku Pernah Ditawar Pria Hidung Belang, No 3 Sampai Miliaran

Perlintasan tersebut hanya dijaga saat hari-hari besar seperti Tahun Baru dan Hari Raya.

Walaupun tidak ada palang pintu, perlintasan tersebut masih dilengkapi lampu serta alarm ketika ada kereta yang mau lewat.

Kasus Video Panas Tante VS Bocah SD Ungkap 8 Fakta Baru, dari Honor Sampai Para Pemeran yang Hamil

Namun menurut pengakuan Supomo, alat tersebut pun tidak berfungsi dengan baik.

"Kadang kalau kereta mau lewat tidak bunyi, tapi kalau tidak ada kereta, malah bisa bunyi sendiri," ujar Supomo.

Supomo pun mengatakan bahwa di perlintasan tersebut sering kali terjadi kecelakaan kereta api, baik melibatkan roda 4, roda 2, maupun pejalan kaki.

Adegan Kontroversial Bagi Netizen di Video Denada Mutha Futha, dari Siram Susu Sampai Gendong Anak

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help