TribunJatim/
Home »

Jatim

Kota Blitar Terancam Longsor dan Banjir Lahar Dingin, Delapan Kelurahan ini Paling Waspada

Bahaya banjir dan tanah longsor mengancam warga Kota Blitar yang sejumlah kecamatan penting dan bikin warga terus was-was dan ...

Kota Blitar Terancam Longsor dan Banjir Lahar Dingin, Delapan Kelurahan ini Paling Waspada
SURYA/SAMSUL HADI
Sejumlah bangunan rumah warga berada di pinggir sungai aliran lahar di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jumat (12/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Bahaya banjir dan tanah longsor mengancam sejumlah warga yang tinggal di sekitar sungai aliran lahar di Kota Blitar saat musim hujan.

Sedikitnya ada delapan kelurahan di wilayah Kota Blitar dilewati aliran lahar dingin Gunung Kelud.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol dan PBD) Kota Blitar, Yudha Budiono mengatakan terus memantau kondisi kawasan yang dilewati aliran lahar dingin.

Jika terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir dan longsor, dia segera menginformasikan peringatan ke warga.

“Biasanya musim hujan rawan terjadi banjir dan longsor. Sejumlah kelurahan di Kota Blitar ada yang dilewati aliran lahar dingin. Kami terus memantau wilayah itu. Sewaktu-waktu ada tanda-tanda bahaya, kami langsung minta warga mengungsi,” kata Yudha Budiono, Jumat (12/1/2018).

Istri Digoda 10 Tahun Lalu Picu Carok Massal, 3 Orang Sekarat dan Ususnya Terburai, Korban Lain . .

Menurutnya, sungai aliran lahar membelah delapan kelurahan yang ada di wilayah Kota Blitar.

Yakni, Kelurahan Ngadirejo, Kelurahan Tanggung, Kelurahan Bendo, Kelurahan Kepanjenlor, Kelurahan Kauman, Kelurahan Pakunden, dan Kelurahan Sukorejo.

Sebagian warga ada yang membangun tempat tinggal di pinggir sungai aliran lahar.

Seperti yang terlihat di sungai aliran lahar di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help