Donald Trump Disebut Mengidap Sifilis yang Bisa Ganggu Kerja Otak?

Donald Trump, menjadi persiden Amerika Serikat yang tak henti-hentinya menghiasi pemberitaan tak peduli lokal maupun mancanegara.

Donald Trump Disebut Mengidap Sifilis yang Bisa Ganggu Kerja Otak?
AP/Charlie Neibergall
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

TRIBUNJATIM.COM - Donald Trump, menjadi persiden Amerika Serikat yang tak henti-hentinya menghiasi pemberitaan tak peduli lokal maupun mancanegara.

Bukan dari sisi pekerjaannya, Donald Trump pun lebih sering diberitakan dari sikap-sikap kontroversialnya. 

Mulai dari keputusannya memulangkan para warga yang bukan asal Amerika, perseteruan di pimpinan Korea Utara, bahkan yang terbaru ialah pernyataan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Beberapa waktu ini, sebagian pihak bahkan meragukan kondisi kejiwaannya.

Hal itu mengacu pada sang presiden yang bercuit menyebut dirinya sebagai 'jenius yang stabil' untuk merespon publikasi buku Michael Wolff yang berjudul 'Fire and Fury'.

(Diminta Nyanyi di Lomba Jingle Partai Demokrat, Emil Dardak: Jadi Inget Pas Promo Keliling Radio)

Ternyata, twit Donald Trump yang membahas soal kesehatan mentalnya berbuntut panjang.

Sejumlah orang di Swedia bereaksi atas pernyataan ini.

Dikutip wartawan Grid.ID dari Expressen, seorang profesor bakteriologi klinis menawarkan sebuah perawatan mental untuk Trump.

Jelas Agnes Wold yang aktif di akademi Sahlgrenska di Universitas Gotherburg, perawatan yang diusungnya tidak konvensional.

bakterio
Agnes Wold, profesor bakteriologi klinis
Halaman
123
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help