TribunJatim/

Inilah Tiga Titik Rawan Longsor di Kota Batu Malang

Ahmad Khoirur Rochim selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu mengatakan kalau petugas telah berupaya memberikan antisipasi dini

Inilah Tiga Titik Rawan Longsor di Kota Batu Malang
(Surya/Rahadian bagus)
Material longsoran berupa lumpur dan batu menutup jalan 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Musim hujan di awal 2018 ini berpotensi menimbulkan bencana longsor dan banjir.

Di Kota Batu, ada tiga titik yang menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu.

Tiga titik itu adalah kawasan jalur Payung, Desa Sumber Brantas dan Desa Gunung Sari.

Ahmad Khoirur Rochim selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu mengatakan kalau petugas telah berupaya memberikan antisipasi dini di kawasan tersebut.

Antisipasi itu berupa pemasangan alat alarm serta edukasi ke masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“Kalau secara umum, berdasarkan pemetaan, kawasan yang memiliki memiringan di atas 40 derajat berpotensi longsor. Ada di Sumber Brantas, Gunung Sari, dan Jalur Payung. Kalau edukasi sudah kami lakukan, kesiapsiagaan terutama masuarakat yang kawasan pemukiman sudah dilaksanakan,” paparnya, Kamis (18/1/2018).

Di samping itu, petugas BPBD juga melatih diri untuk meningkatkan kapasitas penanganan bencana. BPBD ingin menanggapi respon dengan akurat karena upaya utama dalam menanggulangi bencana adalah menyelamatkan jiwa.

Baca: Lahan Belum Dibayar, LSM Demo di Proyek Jalan Tol Legundi Gresik

“Kalau yang rawan longsor dan banjir di musim hujan ini, potensinya ada. Tapi sulit untuk memastikan. Makannya yang bisa kami lakukan upaya meminimalkan dampak dengan membuka posko dan respon tepat. Alhamdulillh sejauh ini belum ada laporan jiwa. Semoga tidak ada,” lanjut Rochim.

Sehari sebelumnya, Rabu (17/1/2018), rapat koordinasi penganggulangan bencana di Kota Batu digelar di Balaikota Among Tani.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help