TribunJatim/

Pengacara Karaoke Inul Vizta Berharap Pemkot Taat hukum

putusan sela PTUN Surabaya memperbolehkan Karaoke Inul Vizta beroperasi kembali setelah disegel Satpol PP Kota Kediri

Pengacara Karaoke Inul Vizta Berharap Pemkot Taat hukum
Surya/Didik Mashudi
Karaoke Inul Vizta di lantai 5 Kediri Mall sudah resmi ditutup operasionalnya. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Tjejep M Yasien,SH pengacara Karaoke Inul Vizta meminta Pemkot Kediri untuk taat hukum dengan mematuhi hasil putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.

Sesuai dengan putusan sela PTUN Surabaya memperbolehkan Karaoke Inul Vizta beroperasi kembali setelah disegel Satpol PP Kota Kediri karena menjadi ajang tarian striptise.

Dijelaskan Tjejep, pelaksanaan putusan sela sudah bisa dilakukan tidak perlu menunggu putusan hukum tetap. "Isi putusan itu memperbolehkan operasi kembali," tambahnya kepada Surya, Kamis (18/1/2018).

Terkait operasional karaoke, pihaknya sudah memberikan pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

"Kami minta pihak Pemkot Kediri untuk taat hukum," tambahnya.

Baca: Euforia Bonek Buat Persebaya Membuat Pasukan PS TNI Nervous

Tjejep juga mengingatkan, pihaknya bakal menempuh langkah hukum jika sampai ada penyegelan lagi di Karaoke Inul Vizta. Apalagi tidak ada alasan terjadinya pelanggaran.

"Di Inul Vizta tidak ada purel dan miras," tandasnya.

Baca: Ternyata SMKN 1 Tulungagung Tetap Menahan Ijazah, Minta Pelunasan

Meski sempat beroperasi tiga hari, Karaoke Inul Vizta ditutup lagi oleh pihak manajemen. Alasannya masih ada kerusakan di bagian server. Jika perbaikan selesai bakal operasi lagi.

Sebelumnya Satpol PP Kota Kediri pasca operasional kembali Karaoke Inul Vizta telah melayangkan surat yang intinya mempertanyakan kembali operasinya karaoke yang telah disegel. Padahal perkaranya saat ini masih proses sidang di PTUN Surabaya. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help