TribunJatim/

Pemkot Surabaya Menambah Kapasitas Sepuluh Rumah Pompa, 11 Titik Ditambah Genset

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan mulai melakukan penambahan kapasitas untuk rumah pompa.

Pemkot Surabaya Menambah Kapasitas Sepuluh Rumah Pompa, 11 Titik Ditambah Genset
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
ILUTRASI rumah pompa. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melihat kesiapan rumah pompa greges hadapi musim penghujan, Sabtu (11/11/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penanganan genangan Kota Surabaya untuk tahun 2018 mulai dilakukan.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan mulai melakukan penambahan kapasitas untuk rumah pompa yang ada di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati, mengatakan saat ini Pemkot Surabaya sudah mendapatkan pemenang lelang untuk menambah kapasitas pompa di sepuluh titik.
Sebanyak titik rumah pompa itu akan ditingkatkan kapasitasnya dua kali lipat agar bisa lebih optimal mengatasi genangan di Kota Surabaya saat hujan.

"Sesuau arahan Bu Wali Kota, kami mendahulukan pengerjaan rumah pompa. Bukan baru tapi menambah kapasitas rumah pompa yang sudah ada. Tahun ini ada sepuluh titik yang kami lelang," kata Erna pada Surya, Minggu (28/1/2018).

Sepuluh titik rumah pompa itu adalah rumah pompa Grahadi, rumah pompa Morokrembangan, rumah pompa Kebon Agung, rumah pompa Kalimir, rumah pompa Simolawang, rumah pompa Kalisari, rumah pompa Kalibokor, rumah pompa Tambak Wedi, dan rumah pompa Gunungsari II.

"Sudah ada yang menang, tinggal mengerjakan. Agar saat hujan kerjanya juga semakin maksimal. Karena setelah analisa ada yang pompanya kurang maksimal sehingga harus diperbesar kapasitasnya, yang sudah lama juga kita ganti," kata Erna.

Lebih lanjut, dikatakan Erna, selain pengadaan pompa baru Dinas PU juga melakukan pengadaan untuk genset.

Dikatakan Erna, saat ini kondisi PLN kurang bersahabat dan sering mati lampu.

Oleh sebab itu pihaknya juga membeli sejunlah jenset agar tidak ada kendala pompa tidak bisa bekerja lantaran PLN listriknya tidak mengalir.

"Untuk penambahan genset kita lakukan di tempat-tempat vital. Sudah ada penenangnya, tapi lokasinya saya ndak hafal semuanya. Total ada sebelas titik. Mulai Gedung Negara Grahadi, Kenari, Flores, Kalisari, JKM, sama beberapa sisanya saya kurang ingat," ulas Erna.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Edwin Fajerial
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help