Musim Hujan, Jalan Lingkar Pelabuhan Gresik Rusak Parah

Jalan lingkar Pelabuhan Gresik rusak parah, Padahal jalur tersebut sebagai peningkatan ekonomi Gresik dan Surabaya.

Musim Hujan, Jalan Lingkar Pelabuhan Gresik Rusak Parah
Surya/sugiyono
BERLUBANG - Kondisi jalan lingkar Pelabuhan Gresik berlubang-lubang akibat diguyur hujan, Kamis (1/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Jalan lingkar Pelabuhan Gresik rusak parah, akibatnya jalur kendaraan tidak bisa berjalan lancar. Padahal jalur tersebut sebagai peningkatan ekonomi Gresik dan Surabaya.

Selama musim hujan, membuat jalan lingkar Pelabuhan Gresik rusak parah. Lubang jalan menganga dan ketika hujan tertutup genangan air sehingga membahayakan pengguna jalan.

Bahkan, ketika kendaraan besar yang melintas di Jalan RE Martadinata sampai Jalan Harun Thohir Kecamatan Gresik harus bergantian untuk melintas sebab, lubang jalan yang lebar dan dalam sangat membahayakan sopir truk dan kendaraan pribadi.

"Para sopir kawatir muatannya terguling ketika melintas di jalan berlubang," kata Kusnadi, warga yang tinggal di Jalan Harun Thohir, Kecamatan Gresik, Kamis (1/2/2018).

Baca: 7 tahun Vakum, Personil Padi Sambangi Ruang Kerja Wali Kota Surabaya Risma

Selama ini jalan lingkar Pelabuhan Gresik itu menjadi jalan utama, sebab tidak ada jalan lain menuju Surabaya dan sebaliknya dari Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban.

Kendaraan truk trailer muatan kayu log yang sering melintas di JL RE Martadinata dan Jl Harun Thohir harus ekstra hati-hati, sebab sekali masuk lubang jalan terancam terguling.

"Terpaksa harus ekstra hati-hati. Jika tidak terjadi kecelakaan," kata Mustari, sopir truk trailer muatan kayu log.

Kerusakan jalan lainya yaitu Jalan Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas. Jalan area industri dan pergudangan itu rusak diduga akibat proyek pipa gas yang tidak segera selesai.

Baca: Video Mesumnya Viral, Gadis Ini Jalani Prostitusi Online dari SMP, Simak Kodenya Untuk Pelanggan

Sehingga aspal jalan pecah-pecah. Kemudian ketika diguyur hujan menjadi berlubang-lubang.

Terpisah, wakil Ketua DPRD Gresik Moh Syafi AM mengatakan, bahwa perbaikan jalan lingkar Pelabuhan Gresik harus melibatkan banyak perusahaan sebab pemerintah daerah akan rugi jika memperbaiki sendiri.

"Truk-truk itu tidak ada hubungannya dengan pendapatan daerah sehingga perbaikan jalan itu lebih baik dibicarakan dengan perusahaan khususnya Pelindo Gresik," kata Syafi AM. (Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help