Marlan, Pelaku Curanmor di Wilayah Magetan ini Spesialis Motor Yamaha

Marlan (26) warga Desa Duwet Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, pelaku pencurian kendaraan bernotor (curanmor) khusus Yamaha ini,

Marlan, Pelaku Curanmor di Wilayah Magetan ini Spesialis Motor Yamaha
Surya/Doni Prasetyo
Kapolres Magetan AKBP Muslimin turun langsung ke Polsek Kawedanan, Resor Magetan untuk melihat dan menginterogasi Marlan (26) warga Desa Duwet Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) spesialis merek Yamaha. 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Ini mungkin bisa jadi peringatan bagi pemilik kendaraan bernotor Yamaha agar berhati hati dan memasang kunci dobel pada kendaraannya, juga pabrikan Yamaha harus lebih berinovasi memasang kunci yang lebih baik.

Pasalnya, menurut Marlan (26) warga Desa Duwet Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, pelaku pencurian kendaraan bernotor (curanmor) khusus Yamaha ini, berhasil dibekuk tim reserse mobile Polsek Kawedanan, Resort Magetan, kunci motor Yamaha paling mudah dibuka dengan sembarang kunci.

"Sesuai pengakuan pelaku, motor merek Yamaha kunci kontaknya lebih gampang dibuka dibandingkan motor merek lainnya. Bila kunci kontak yang dicoba saat menggunakan kunci duplikat, dibanding merk lainnya,"kata AKBP Muslimin yang dikonfirmasi di Polsek Kawedanan, Jumat (2/2/2018).

Diungkapkan Kapolres Muslimin, dari delapan unit barang bukti hasil kejahatan pelaku yang berhasil ditemukan Polisi Sektor Kawedanan, semua merek Yamaha.

Baca: Hari Ini Gus Ipul Resmikan Omah Jaman Now, Apa Itu?

"Dalam melakukan aksinya, tersangka hanya berbekal kunci duplikat yang dibuat di kawasan Maospati Magetan. Yang membuat kunci kontaknya masih kita cari,"kata AKBP Muslimin.

Dari puluhan anak kunci kontak yang dibawa, bila salah satu cocok dengan kunci yang dibawanya, motor langsung digeber ke tukang tadahnya.

"Selain anggota Polsek Kawedanan mengejar pembuat kunci kontak, juga mengejar penadah barang hasil jarahan tersangka Marlan,"kata Muslimin.

Baca: Gak Nyangka, Murid Penganiaya Guru di Sampang Ternyata Pandai, Nilainya Jelek Hanya Pada Bidang Ini

Lebih lanjut dikatakan Muslimin, dari hasil pengakuan tersangka, ke delapan motor itu hasil jarahan di empat lokasi yang berbeda, empat motor dicuri diempat lokasi, disatu kawasan di Kecamatan Kawedanan, Magetan, dua di Kecamatan Bendo, dan dua di Kecamatan Karangrejo, Magetan.

"Akibat perbuatannya itu, penyidik menjerat Marlan dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara,"kata AKBP Muslimin. ( Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved