Pura-Pura Menginap Bandit Wanita Asal Kediri ini Kuras Harta Korban

Hety Mukty Rahayu (36) warga Dusun Kebunagung, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri adalah pelaku pencurian.

Pura-Pura Menginap Bandit Wanita Asal Kediri ini Kuras Harta Korban
Surya/Mohammad Romadoni
Polisi Polsek Pagu menangkap tersangka pencurian beserta barang bukti. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Hety Mukty Rahayu (36) warga Dusun Kebunagung, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri adalah pelaku pencurian.

Dia bersama teman prianya buron selama dua bulan setelah mencuri di rumah Samihani (58) warga Desa Senden, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri.

Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Pagu bersama Unit Resmob Polres Tulungagung, berhasil menangkap tersangka di tempat persembunyiannya, di Tulungagung, Rabu (7/2/2018).

Kapolsek Pagu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bowo Wicaksono memaparkan penangkapan tersebut berkat informasi terpercaya dari warga yang mengetahui keberadaan tersangka di Tulungagung. Anggotanya, menuju ke lokasi untuk melakukan penangkapan.

Baca: Difoto Diam-Diam, Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan Kepergok Lagi Begini, Foto Kedua Bikin Melongo!

"Kami menangkap tersangka beserta barang bukti hasil kejahatannya," tuturnya kepada Surya, Jumat (9/2/2018).

Sedangkan, kata Bowo, satu pelaku bernama Mahfud Abriyabto (39) warga Kapasan, Kecamatan Simokerto, Surabaya berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO)

Pencurian tersebut dilakukan tersangka pada Rabu (22/11/2017) sekira pukul 10.30 WIB. Modus tersangka yakni berpura-pura menginap di rumah korban yang merupakan temannya itu.

Baca: Mengerikan, 30 Persen Air Isi Ulang di Tulungagung Mengandung E-coli

Tersangka memanfaatkan situasi menunggu korban lengah dan mengambil laptop, ponsel dan baju milik korban.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit motor L 2968 RE milik tersangka beserta barang bukti hasil curiannya, satu laptop, baju kemeja dan sepasang sandal.

"Tersangka menginap di rumah korban dan mengambil barang berharga," ungkapnya. (Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help