Reka Ulang Pembunuhan Pria Tewas di Parit Mojokerto, Ternyata Ada 22 Adegan

Kasus pembunuhan pria tanpa identitas yang ditemukan di parit persawahan Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko

Reka Ulang Pembunuhan Pria Tewas di Parit Mojokerto, Ternyata Ada 22 Adegan
Surya/Rorry Nurmawati
Reka ulang pembunuhan juragan las di Mojokerto, Jumat (9/1/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kasus pembunuhan pria tanpa identitas yang ditemukan di parit persawahan Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur beberapa waktu lalu akhirnya direka ulang.

Dalam rekonstruksi ini, pelaku melakukan 22 adegan pembunuhan yang menewaskan Miftahul Huda.

Nanda dan M Soleh, dua pelaku yang menewaskan pria 33 tahun itu memperagakan adegan pertama di rumah korban daerah Canggu, Kecamatam Jetis.

Lalu dilanjutkan di parit persawahan tempat ditemukannya jenazah. Dan terakhir, di sungai Brantas lokasi pembuangan barang bukti celurit.

Baca: Tertawa Dengar Pernikahan Vicky-Angel, Pedangdut Ini Mengaku Pernah Diajak Nikah Siri Settingan

"Ada 22 adegan. Dan tidak ada adegan baru saat rekonstruksi. Kami lakukan rekonstruksi di tiga lokasi berbeda," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Salikhin Fery, Kamis (9/2).

Rekonstruksi ini lanjut AKP Fery, untuk memperdalam peran masing-masing pelaku saat melakukan pembunuhan.

Dimana Nanda yang menjadi eksekutor dan otak dari pembunuhan, meminta bantuan Soleh temannya untuk melancarkan aksi balas dendam karena sering dicaci maki korban.

Baca: Puti Soekarno Blusukan Ke Pasar Brambang di Nganjuk, Pedagang Curhat Soal ini. . .

"Untuk adegan pembunuhan ada di adegan 6 sampai 18. Mulai dari mengeluarkan celurit, menebaskan ke kepala, sampai korvan tersungkur. Dan terakhir, saat meninggalkan korban di dalam parit," jelas AKP Fery.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sesosok pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di dalam parit persawahan pada, Senin (29/1/2018) pagi.

Tak selang lama, sepuluh jam dari penemuan itu anggota Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan. Motif pembunuhan tidak lain karena pelaku dendam karena sering dihina korban. (Rorry Nurmawati)

Penulis: Rorry Nurmawati
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help