Pilkada Jombang

Ditahan KPK, Nyono Akan Diwakili Istri saat Ambil Nomor Urut di KPUD Jombang Besok

Bacabup Jombang Nyono Suharli Wihandoko masih ditahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait dugaan kasus suap jabatan yang menderanya

Ditahan KPK, Nyono Akan Diwakili Istri saat Ambil Nomor Urut di KPUD Jombang Besok
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko keluar menggunakan rompi tahanan meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Minggu (4/2/2018). KPK resmi menahan Nyono terkait suap perizinan penempatan jabatan di Pemkab Jombang dengan komitmen suap sebesar USD 9.800 dan Rp 25.550.000 usai terjaring OTT KPK pada Sabtu (3/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Bacabup Jombang  Nyono Suharli Wihandoko masih ditahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait dugaan kasus suap jabatan yang menderanya.

Padahal pada saat bersamaan, tahapan pilkada terus berjalan. Bahkan Selasa (13/2/2018) dijadwalkan pengambilan nomor urut.

Karena masih menjalani proses hukum, rencananya pengambilan nomor urut tersebut akan diwakili sang istri, yakni Tjaturina Yuliastuti yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jombang.

"Besok kemungkinan akan diwakili Bunda Tjatur (panggilan Tjaturina) saat undian nomor urut," ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Jombang Surahmad.

Surahmad mengatakan, pada dasarknya paslon wajib hadir pada tahap pengambilan nomor urut.

Hanya saja, jago yang diusung koalisi lima partai (Golkar, PKB, PKS, Nasdem, PAN) sedang ditahan KPK. Sehingga kemungkinan besar Nyono Suharli tidak bisa hadir.

Sementara cawabup yang mendampingi Nyono, yakni Subaidi Mukhtar, dipastikan hadir.

Baca: Cerita Satpam Cantik Asal Surabaya Nuryin Oktaviyanti, Sampai Pernah Diminta Jadi Mantu oleh Nasabah

"Sekali lagi, kemungkinan Bunda Tjatur yang akan mewakili Pak Nyono," kata Surahmad kepada Surya, Senin (12/2/2018).

Pilkada Jombang digelar 27 Juni 2018. Tiga pasangan yang akan bertarung adalah Mundjidah Wahab-Sumrambah, yang diusung PPP (4 kursi), Partai Demokrat (6 kursi), serta Partai Gerindra (2 kursi). Pasangan ini juga didukung Partai Perindo.

Kemudian, Nyono Suharli-Subaidi, yang didukung 27 kursi di parlemen.

Baca: Program Bedah Rumah Gagal, Kasun Kedungmanten Tulungagung Merasa Ditipu

Masing-masing Partai Golkar (7 kursi), PKS (5 kursi), PKB (8 kursi), PAN (3 kursi), serta Partai NasDem (4 kursi).

Terakhir, M Syafiin-Choirul Anam (Syahrul). Pasangan ini diusung PDI Perjuangan (9 kursi) dan Partai Hanura (2 kursi). Selain itu juga didukung partai non parlemen, yakni PKPI dan PBB.(Surya/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help