Gara-gara Kurikulum Anti-korupsi, Jaksa Mulai Blusukan ke Sekolah SMA

Para jaksa mulai blusukan ke sekolah SMA untuk menyapa para siswa agar mereka ke depan tidak ...

Gara-gara Kurikulum Anti-korupsi, Jaksa Mulai Blusukan ke Sekolah SMA
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kasi Intel Kejari Pasuruan I Wajan Oja Miasta saat berkunjung ke SMAN 1 Bangil, Senin (12/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Perwakilan jaksa yang berdinas di Kejari Kabupaten Pasuruan mendatangi SMAN 1 Bangil, Senin (12/2/2018) pagi.

Mereka menyapa siswa-siswi yang ada di salah satu SMA Negeri ternama ini.

Acara ini dikemas dalam acara Jaksa Menyapa dan Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Para perwakilan dari Korps Adhyaksa ini ke sekolah ini dipimpin langsung oleh Kasi Intel Kejari Pasuruan I Wajan Oja Miasta.

Sebelum menyapa siswa-siswi, Oja sapaan akrab Kasi Intel Kejari Pasuruan memimpin jalannya upacara. Setelah upacara, Oja mulai menyapa siswa siswi di masing-masing kelas.

Kepada Surya, Oja mengatakan, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini merupakan kegiatan unggulan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan. Rencananya, pihaknya akan menyasar ke sekolah-sekolah di Kabupaten Pasuruan.

"Tujuannya untuk memberikan pembinaan dan penerangan hukum kepada siswa-siswi di Kabupaten Pasuruan," katanya

Dia menjelaskan, kedepannya, program Jaksa Masuk Sekolah ini akan diterapkan dalam Kurikulum Anti-Korupsi untuk siswa di SMP dan SMA.

Tujuannya untuk memberikan arahan, pendidikan, pemahaman tentang hukum kepada para peserta didik sejak usia dini.

Kepala Kejari Kabupaten Pasuruan Muh. Noor Salam menjelaskan, program ini diharapkan mampu membantu siswa untuk mengetahui dan memahami hukum.

Goalnya, kata dia, selain tahu tapi siswa dan siswi ini juga bisa patuh dan menaati hukum ke depannya.

"Kami berharap , prorgam ini bisa membentengi siswa dan siswi dari hal-hal yang bertentangan dengan hukum. Harapannya, mereka bisa mengenal produk hukum seperti Undang-Undang (UU) serta profesi Jaksa sejak dini," pungkas dia. (Surya/Galih Lintarika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help