TribunJatim/
Home »

Jatim

5 Fakta Wanita Cantik Tewas Telanjang, dari Bercak Cairan Aneh Hingga Benda Menjijikkan Berserakan

Berikut ini adalah kumpulan fakta terkait wanita cantik yang tewas telanjang di kos. Dari bercak cairan aneh hingga...

5 Fakta Wanita Cantik Tewas Telanjang, dari Bercak Cairan Aneh Hingga Benda Menjijikkan Berserakan
TribunJatim.com/ Sudarsono
Polisi saat evakuasi jenazah wanita yang tewas telanjang 

Penemuan mayat Flora di kamar kos Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban kota, Senin (12/2/2018) menggegerkan warga setempat.

Di tubuh mayat terdapat luka dan bercak aneh, tepatnya seperti darah.

Namun, luka itu menurut kepolisian bukan disebabkan karena penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto menyatakan, luka lebam di tubuh korban karena kondisi mayat yang sudah lama.

Baca: Iqbaal Blak-blakan Sebut Nama Artis yang Ingin Dipacari hingga Video Briefing Vicky Prasetyo

Jadi, jika mayat sudah dalam kondisi 1x24 jam, maka praktis akan muncul luka lebam seperti bercak darah. Tapi bukan darah yang sebenarnya.

"Itu luka lebam karena kondisi mayat yang sudah lama, jadi bukan karena penganiayaan," terang Kasat.

Berdasarkan keterangan Ketua RT 3 RW 1 Kelurahan setempat, Agung Eko menyatakan, mayat Flora diperkirakan sudah lima hari berada di dalam kamar kostnya.

Sebab, selama waktu tersebut Flora tidak terlihat belanja di warung sekitar lokasi.

Baca: Arema FC Desak Operator Liga Segera Keluarkan Jadwal Pasti Kompetisi

"Kemungkinan sudah lima hari, karena dalam kurun waktu tersebut tidak terlihat belanja di warung," ujar RT di lokasi.

Flora diketahui merupakan warga Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Tuban.

Sebelum meninggal, dia dikabarkan telah menjual rumahnya di kawasan perumahan Gedungombo Permai senilai 200 juta lebih.

Baca: Merasa Tak Bersalah, Perempuan di Probolinggo Ini Marah dan Maki-maki Polisi, Padahal

4. Penyebab Kematian Terungkap

Petugas kepolisian telah mengevakuasi mayat Flora (40) yang ditemukan tewas di dalam kostnya yang berada di Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, Senin (12/2/2018), pukul 09.00 WIB.

Mayat warga Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban itu diperkirakan sudah berada di kamar kostnya selama lima hari.

Sebab, selama kurun waktu tersebut, Flora tidak pernah terlihat belanja di warung dekat kostnya.

Padahal, hampir setiap harinya dia selalu membeli makanan di warung samping kostnya itu.

Baca: Tak Hanya Jersey, Arema FC Juga Bakal Kenalkan Ini di Hari Valentine

"Kita sudah evakuasi mayat, tapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto di lokasi.

Petugas hanya mendapati luka lebam di tubuh korban.

Luka tersebut, menurut pihak kepolisian bukan disebabkan karena penganiayaan, tapi karena kondisi mayat yang sudah sehari lebih.

"Jadi kondisi mayat akan terlihat lebam apabila sudah 1x24 jam, ya seperti bercak darah, tapi bukan darah sebenarnya," pungkasnya.

Sebelum meninggal, dia dikabarkan telah menjual rumahnya di kawasan perumahan Gedungombo Permai senilai 200 juta lebih.

5. Ada Banyak Benda Menjijikkan

Penemuan mayat Flora (40) yang berada di dalam kamar kosnya, di Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, Senin (12/2/2018), menggegerkan warga setempat.

Tak terkecuali pihak keluarga yang datang ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut seorang keluarga korban, Nanik, dirinya sudah lama putus kontak setelah kematian kedua orang tuanya.

Dia tinggal di Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding. Tepatnya di kawasan perumahan Gedungombo Permai.

Saat ditanya oleh petugas kepolisian riwayat sakit yang diderita korban.

Nanik menyebut, kemungkinan kencing manis.

"Kemungkinan kencing manis, karena turunan dari ayahnya, namun lebih jelasnya saya tidak tahu," pungkasnya.

Mayat Flora ditemukan dalam keadaan telanjang tanpa menggunakan sehelai kain apapun.

Di sekitar lokasi kamarnya, banyak ditemukan benda menjijikkan.

Tepatnya, berupa sampah yang berserakan.

Mayat Flora baru bisa dievakuasi setelah petugas kepolisian bersama Inafis datang melakukan olah TKP.

"Dari temuan olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkas Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto.

Sebelum meninggal, Flora dikabarkan telah menjual rumahnya di kawasan perumahan Gedungombo Permai senilai 200 juta lebih.

Penulis: Januar Adi Sagita
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help