TribunJatim/

Antisipasi Judi Burung Dara, Polisi Bersama Camat dan Danrem Bakar 11 Pagupon di Ploso Surabaya

Sejumlah petugas dipimpin Kapolsek Tambaksari, Camat, Danramil, unit serse dan satpol pp kompak membongkar 11 titik pagupon.

Antisipasi Judi Burung Dara, Polisi Bersama Camat dan Danrem Bakar 11 Pagupon di Ploso Surabaya
ISTIMEWA
Pagupon burung yang terdapat di kawasan Ploso, Surabaya, dibakar polisi pada Selsa (13/2/2018) karena sering dipakai berjudi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah pagupon di kawasan Ploso Timur RW X, Ploso, Tambaksari, Surabaya dibakar petugas keamanan.

Sejumlah petugas dipimpin Kapolsek Tambaksari, Camat, Danramil, unit serse dan satpol pp kompak membongkar 11 titik pagupon di kawasan tersebut.

Ada tujuh pagupon dirobohkan oleh petugas, sedang warga turut membantu merobohkan empat pagupon lain.

Pagupon Sarang Judi Digrebek Polisi, Warga Jadi Heboh, Puluhan Orang Malah Melarikan Diri )

"Setelah dirobohkan kami bakar agar tidak digunakan lagi," ujar Kapolsek Tambaksari, Kompol Prayitno saat dihubungi Tribunjatim.com, Selasa sore (13/2/2018).

Perlu diketahui kawasan tersebut sempat digrebek Polrestabes Surabaya terkait judi burung dara.

Hal tersebut turut dibenarkan Kompol Prayitno, ia mengatakan pembongkaran dan pembakaran pagupon tersebut untuk mengantisipasi praktik judi.

Judi Depan Warung, Seorang Mahasiswa Bersama 3 Penjudi Diamankan Polisi Lamongan )

"Iya benar. Tujuan kami ke sana sebagai upaya mengantisipasi praktek perjudian. Kami menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat," kata Prayitno.

Saat ditanya perihal indikasi rawan perjudian,dia mengatakan kultur masyarakat yang memelihara burung dara kerap disalahgunakan oleh pendatang.

"Kalau rawan belum bisa dipastikan tapi melihat kultur disana dari sesepuh sekitar suka merawat burung dara sementara orang daerah lain yang bukan penduduk asli kebanyakan memanfaatkan," jelas Prayitno.

Ketahuan Tombokan Judi Togel, Dua Kakek Diringkus Tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri Surabaya )

Kegiatan perobohan dan pembakaran tersebut dikatakannya dilakukan sekitar pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, Selasa (12/2/2018).

"Alhamdulillah tadi lancar. Aman terkendali" tutup Prayitno.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help