Awas, Jalur ke Bromo Longsor, Wisatawan Harus Waspada

Wisatawan yang hendak ke Gunung Bromo harus lebih waspada dan berhati-hati, karena longsor menerjang.

Awas, Jalur ke Bromo Longsor, Wisatawan Harus Waspada
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kapolsek Tutur Pasuruan AKP Akhmad Shukiyanto saat mengamati lokasi jalan menuju wisata ke Bromo yang longsor, Selasa (13/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN – Bagi wisatawan yang hendak ke Gunung Bromo melalui Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan harus lebih waspada dan berhati-hati.

Pasalnya sebagian jalan menuju lokasi wisata Bromo longsor, tepatnya di Jalan Raya Purwodadi-Nongkojajar, Dusun Mesagi Kecamatan Tutur, Selasa (13/2/2018) dinihari.

Kapolsek Tutur AKP Akhmad Shukiyanto mengatakan, informasi jalan itu longsor diterima melalui grup whatsapp sejak subuh.

Selanjutnya, ia mengecek lokasi jalan yang menjadi jalan wisata menuju Bromo via Nongkojajar ini.

“Memang longsor, tapi belum seberapa membahayakan, karena longsoran tidak menggerus jalan lebih dari 50 persen. Tapi, tetap bahaya,” katanya, saat dihubungi Surya.

Dia menjelaskan, saat ini, pihaknya sudah memasang police line di sekita jalan yang longsor itu. Kata dia, police line ini diharapkan membantu pengguna jalan.

Minimal menjadi tanda, bahwa ada jalan yang longsor di lokasi itu. Jika tidak diberi police line, sangat berbahaya dan beresiko sekali.

“Sudah kami pasang melingkar sejak tadi pagi. Kami beri tanda, biar tidak ada pengguna jalan yang celaka,” tambahnya.

Mantan Kanit Lalu Lintas Polsek Pandaan ini menjelaskan, pihaknya juga akan menyiapkan anggota untuk patroli di lokasi ini.

Kata dia, jalan longsor ini sedikit banyak membuat arus lalu lintas tersendat. Sebab, harus bergantian antara kendaraan yang dari arah Purwodadi atau sebaliknya.

“Kami akan menyiapkan anggota untuk mengatur arus lalu lintasnya. Kami juga akan koordinasi dengan PU setempat untuk memberikan perbaikan sementara. Kami himbau untuk pengguna jalan harus selalu waspada,” jelasnya.

Panji, Juru Jalan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, mengatakan, kejadian itu terjadi di jalan provinsi, dan sudah dilaporkan ke pimpinan.

Untuk respon awal, pihaknya akan membangun penahan air, agar saat hujan, air tidak sampai ke titik yang sudah longsor.

Jika itu terjadi, maka bukan tidak mungkin longsor akan semakin melebar. “Akan kami kerjakan sore ini,” tegasnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help