Pilkada Bojonegoro

Calon Bupati Bojonegoro Tak Bisa Asal Pasang Alat Peraga, Ini Alasannya

Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Bojonegoro, Jawa Timur telah mengundi nomor urut empat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati

Calon Bupati Bojonegoro Tak Bisa Asal Pasang Alat Peraga, Ini Alasannya
SURYA/M SUDARSONO
Pasangan Cabup dan Cawabup di Pilkada Bojonegoro dengan nomor urut yang didapat, Selasa (13/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Bojonegoro, Jawa Timur telah mengundi nomor urut empat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Selasa (12/2/2018), pukul 10.00 WIB.

Untuk pasangan nomor urut satu didapat Muljono dan Mitroatin. Pasangan nomor urut dua yaitu Mafudhoh Suyoto dan Kuswiyanto.

Untuk nomor urut tiga disandang Ana Muawanah dan Budi Irawanto. Sedangkan untuk nomor urut empat didapat Basuki dan Pudji Dewanto.

Usai menetapkan nomor urut keempat calon, KPUD Bojonegoro juga mewanti-wanti para Cabup-cawabup agar hati-hati dalam melakukan kampanye.

Baca: Long weekend Imlek, Tiket Pesawat Hanya Sisakan 10 Persen Seat

Karena, semua ada mekanisme. Tidak asal teriak dan pasang gambar di berbagai sudut tempat.

"Semua ada aturannya, masang alat peraga kampanye juga harus seizin KPUD," kata Ketua KPUD Bojonegoro, Abdim Munib kepada wartawan usai pengundian nomor urut.

Berdasarkan aturan KPU, untuk pemasangan alat peraga kampanye juga dibatasi.

Baca: Pernah Gosipin Ashanty Bareng, Tak Disangka Sahabat Millendaru ini Hijrah, Balik Jadi Pria Seutuhnya

Kalau untuk bahan kampanye, seperti pamflet, brosur dan fliyer tidak boleh lebih dari 100 persen dari jumlah yang dianggarkan penyelanggara pemilu.

Sedangkan kalau untuk alat peraga, tidak boleh lebih dari 150 persen dari jumlah yang diterapkan KPUD.

"Semua ada batasannya, jadi tidak asal ya. Timses harus kordinasi agar tidak melampaui batas," pungkasnya.

Usai menetapkan nomor urut, KPUD Bojonegoro belum langsung menentukan jadwal kampanye bagi masing-masing Cabup-cawabup.

KPUD akan mengadakan rapat terlebih dulu bersama komisioner lainnya dalam menentukan waktu kampanye.(nok)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help