TribunJatim/

Tahun Baru Imlek

Long weekend Imlek, Tiket Pesawat Hanya Sisakan 10 Persen Seat

Terutama untuk jalur padat seperti Surabaya-Jakarta, Surabaya-Denpasar, dan Surabaya-Bandung. Jalur penerbangan ini selama

Long weekend Imlek, Tiket Pesawat Hanya Sisakan 10 Persen Seat
SURYA/NURAINI FAIQ
Suasana penumpang yang sangat padat saat arus balik libur Tahun Baru di Bandara Juanda, Senin (1/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Long weekend saat libur Imlek akhir pekan ini menjadikan tiket pesawat nyaris habis.

Sejumlah maskapai menyampaikan saat ini tinggal menyisakan 10 persen seat untuk penerbangan pada saat libur panjang Imlek tersebut.

Terutama untuk jalur padat seperti Surabaya-Jakarta, Surabaya-Denpasar, dan Surabaya-Bandung. Jalur penerbangan ini selama ini mendominasi penerbangan di Bandara Juanda Surabaya selain Surabaya-Lombok.

"Untuk rute padat itu sudah terisi 90 persen. Terutama untuk keberangkatan menjelang dan pasca-Imlek ," ungkap Hendrik Ardiansyah, District Manajer Sriwijaya Surabaya, Selasa (13/2/2018).

Manajer Lion Surabaya Kholid Widodo, menyampaikan bahwa untuk penerbangan Denpasar nyaris habis.

Baca: Seorang Bapak di Sumenep ini Tega Cabuli Anak Gadisnya Sebanyak 10 kali

Namun untuk penerbangan Jakarta saat ini masih relatif maish banyak menyisakan tiket.

"Yang tinggal menyisakan sekitar 10 persen sisa tiket pada long weekend Imlek adalah rute Surabaya-Denpasar. Rute Jakarta pesawat kami banyak sehingga bisa dipenuhi," kata Kholid.

Imlek yang jatuh pada hari Jumat (16/2/2018) besok menjadikan minggu ini masyarakat bisa mneikmati libur panjang pada Februari ini.

Diprediksi puluhan ribu penumpang akan memadati Bandara Juanda Surabaya.

Penumpang pesawat akan menyerbu Bandara Juanda mulai Kamis (15/2/2018) sore. Hingga Kamis malam, bandara ini diprediksi akan padat. Baik yang tiba maupun berangkat dari bandara ini.

Baca: Herlin Magdalena, Polisi Cantik Polrestabes Surabaya yang Mengabdi pada Negara Sejak Lulus SMA

Humas PT Angkasa Pura 1 Juanda Febrian Prayogo menuturkan bahwa sebagai pengelola bandara pihaknya siap mengantisipasi bila terjadi penumpukan penumpang.

"Ruang tunggu kami muat untuk menampung penumpang. Kami sudah pengalaman melayani penumpang saat arus mudik Lebaran dan Natal Tahun Baru kemarin," kata Febrian.

Penumpang saat arus mudik Lebaran bisa mencapai 70.000 sehari. Namun mereka keluar masuk. Saat terjadi penumpukan penumpang, ruang tunggu di Terminal Umrah akan dibuka. (Faiq)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help