TribunJatim/

Ratusan Buruh Demo di Depan Kantor Kejari Pasuruan, Ini Tuntutannya

Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) meluruk kantor Kejaksaan Negeri Pasuruan

Ratusan Buruh Demo di Depan Kantor Kejari Pasuruan, Ini Tuntutannya
Surya/Galih Lintartika
Ratusan buruh melakukan aksi demo di depan Kantor Kejari Pasuruan. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) meluruk kantor Kejaksaan Negeri Pasuruan, Selasa (13/2/2018) siang.

Kedatangan mereka ini untuk menuntut keadilan.

Mereka meminta rekan mereka Rudiyanto dan Muhammad Titut dibebaskan dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pekan lalu, keduanya dituntut JPU dengan ancaman hukuman 7 bulan karena dianggap melanggar pasal 167 KUHP dan pasal 335 KUHP.

"Mereka tidak bersalah. Mereka bukan melanggar pasal, tapi memperjuangkan hak - hak mereka sebagai karyawan. Ini sepertinya ada kongkaling antara pihak - pihak yang berkepentingan," kata Ketya Sarbumusi Kabupaten Pasuruan, Suryono Pane.

Baca: Mobil Anggota DPRD Gresik Ditabrak Pikap, 1 Orang Tewas dan 5 Luka-luka

Dia menjelaskan, kronologis awalnya, dua terdakwa ini melakukan demo ke PT Algalindo Perdana. Mereka adalah karyawan perusahaan di Beji tersebut. Perusahaan itu tutup tahun 2016.

Nah, dalam penutupannya, pihak perusahaan ini belum memberikan hak - hak karyawan. Bahkan, status dua terdakwa dan buruh lainnya juga belum jelas.

"Tidak ada kejelasan. Apakah di PHK massal, apakah diberi pesangon biasa atau apa. Ini kok ndak jelas. Wajar toh, keduanya dan buruh lain mendemo perusahaan untuk menuntut kewajibannya. Demonya ya melakukan aksi di depan perusahaan. Mau masuk ya tidak bisa karena perusahaan sudah tutup, dan tidak ada orang," terangnya.

Baca: Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Tangerang, Polisi Tetapkan Sang Suami Jadi Tersangka

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help