Tanggapi Aksi Penyerangan di Gereja, Ketum PBNU: Bangsa Kita Sebagian Masih Sakit

Ketum PBNU Said Aqil Siradj mengaku prihatin, masih ada warga negara yang belum memahami tentang arti dari kebersamaan dan toleransi.

Tanggapi Aksi Penyerangan di Gereja, Ketum PBNU: Bangsa Kita Sebagian Masih Sakit
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Peresmian Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj.

Pada kesempatan itu, Said sempat memberi komentar terkait peristiwa kekerasan yang ada di Gereja Santa Lidwina di Sleman, Yogyakarta pada Minggu (11/2/2018) lalu.

Dia mengaku prihatin, masih ada saja warga negara yang belum memahami tentang arti dari kebersamaan dan toleransi.

"Berarti bangsa kita ada yang masih sakit sebagian, ada yang benar-benar belum meyakini negara yang berkebangsaan, pancasila, dan bhineka tunggal ika," tegas Said. Rabu (13/2/2018).

(Bermasalah, Kursi di Wisata Makam Bung Karno Dibongkar Paksa)

Menurutnya, masih ada sebagian kecil individu maupun kelompok yang enggan bertoleransi.

"Itu yang kita sayangkan, padahal dulu kita hampir menjadi bangsa bermartabat dan berbudaya, pokoknya selesai lah masalah perbedaan itu, lah sekarang kok muncul lagi permasalahan seperti itu," tuturnya pada awak media.

Dia meragukan pernyataan yang menyebut pelaku sebagai orang tak waras.

"Kalau memang orang gila, kenapa memilih waktunya kok tepat? Santri pas bubar, kyai sendirian, lampu dimatikan lalu memukuli kyai itu, apa seperti itu namanya orang gila?" tanya pria kelahiran 3 Juli 1953 itu.

(Berkontribusi Bersama untuk Negeri, Alumni Curtin University Gelar Inspiring Talk 2018

Perlu diketahui, perusakan itu dilakukan seorang pria bernama Suliyono, asal Banyuwangi yang menggunakan senjata tajam pada Minggu (11/2/2018).

"Ya pokoknya secara keseluruhan, saya kecewa, bahkan keluarganya (pelaku) NU semua, sangat disayangkan," tutupnya.

(Bermasalah, Kursi di Wisata Makam Bung Karno Dibongkar Paksa)

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help