Pilkada Bojonegoro

Panwaskab Bojonegoro: Terbukti Politik Uang, Pasangan Cabup-cawabup Bisa Gugur

Panitia pengawas pemilu kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro, mewanti-wanti agar para pasangan Cabup dan Cawabup

Panwaskab Bojonegoro: Terbukti Politik Uang, Pasangan Cabup-cawabup Bisa Gugur
SURYA/M SUDARSONO
Pasangan Cabup dan Cawabup di Pilkada Bojonegoro dengan nomor urut yang didapat, Selasa (13/2/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Panitia pengawas pemilu kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro, mewanti-wanti agar para pasangan Cabup dan Cawabup tidak menggunakan cara curang saat Pilbup berlangsung.

Hal itu disampaikan saat lembaga pengawas pemilu tersebut melakukan deklarasi tolak money politik di Pendopo Pemkab Bojonegoro, Rabu (14/2/2018).

"Kita berharap tidak ada pasangan Cabup-cawabup yang menggunakan money politik," kata Ketua Panwaskab Bojonegoro, M Yasin.

Bahkan, jika terbukti melakukan tindakan yang dilarang tersebut, pihaknya tak main-main akan menyiapkan sanksi kepada calon yang melanggar.

Baca: Mulai Cuti, Gus Ipul Tinggalkan Rumah Dinas

Bentuk sanksi yang akan ditimpakan dipastikan setimpal dengan perbuatan yang dilakukan.

"Bisa sampai pada pengguguran calon, jika yang dilakukan terstruktur, sistematis dan masif," tegas Yasin.

Baca: Fachri Albar Terjerat Narkoba, Intip Nih Potret Istrinya yang Selalu Awet Muda

Hal itu, kata Yasin merujuk pada undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, yang mengatur sanksi pidana bagi pihak manapun yang menjalankan praktik politik uang.

"Detailnya diatur di pasal 73 dan187, ancaman penjara paling singkt 36 bulan, paling berat 72 bulan. Selain itu denda paling sedikit 200 juta, paling banyak 1 Miliar," pungkasnya.(nok)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved