Investasi Rp 400 Miliar, Bandara Banyuwangi Ditargetkan Layani Rute Internasional Mulai 2019

Bandara Banyuwangi diharapkan bisa melayani rute internasional pada 2019 agar bisa lebih cepat dalam menggaet wisatawan mancanegara.

Investasi Rp 400 Miliar, Bandara Banyuwangi Ditargetkan Layani Rute Internasional Mulai 2019
Surya/Haorrahman
Penerbangan perdana Citilink dari Jakarta-Banyuwangi 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bandara Banyuwangi diharapkan bisa melayani rute internasional pada 2019 agar bisa lebih cepat dalam menggaet wisatawan mancanegara.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pemerintah pusat terus mendorong Banyuwangi mengembangkan pariwisata.

Daerah berjuluk The Sunrise of Java itu memiliki tiga kriteria sebagai prasyarat menjadi destinasi utama, yaitu atraksi wisata mendunia, amenitas pendukung yang lengkap, dan aksebilitas yang semakin mudah.

”Untuk menjadi destinasi internasional kita harus membuka penerbangan internasional,” kata Arief di sela-sela peresmian penerbangan perdana rute Jakarta- Banyuwangi, Citilink, Kamis (15/2/2018).

Baca: Citilink Resmi Terbangi Rute Jakarta-Banyuwangi, Ada 7 Kali Penerbangan di Banyuwangi‎

Arief menilai capaian Banyuwangi dalam menggaet wisatawan cukup baik. Untuk wisatawan domestik ke Banyuwangi, sebanyak 497.000 wisatawan pada 2010 melonjak menjadi 4,01 juta orang pada 2016.

Adapun wisatawan mancanegara (wisman) naik dari 5.205 (2010) menjadi 91.000 wisman (2017) dengan pendapatan devisa Rp 546 miliar.

”Sudah sangat oke, hampir 100.000 wisman setahun. Itu luar biasa untuk daerah yang baru berbenah wisatanya. Di Sumatera belum ada sebesar itu, kecuali Riau. Dari sini kita lihat ada peluang besar bikin rute internasional agar makin banyak wisman yang datang,” kata Arief.

Menurut Arief, negara yang berpotensi untuk dibuka akses langsungnya adalah Australia, Malaysia, dan Singapura.

Banyuwangi, sambung Arief, juga memiliki momentum sangat baik untuk menjadi bandara internasional. Terutama pada Oktober 2018 mendatang saat ada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali, di mana ada ribuan delegasi dari seluruh dunia hadir. Sebagian delegasi akan mendarat dan parkir pesawat di Bandara Banyuwangi.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help