Home »

Jatim

Tahun Baru Imlek

Saat Perayaan Imlek, Khofifah Indar Parawansa Terkenang Sosok Gus Dur

Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali terkenang sosok KH Abdurrahman Wahid pada momen perayaan Tahun Baru Imlek

Saat Perayaan Imlek, Khofifah Indar Parawansa Terkenang Sosok Gus Dur
Istimewa
Khofifah bersama keluarga besar alm Gus Dur saat acara peringatan sewindu Haul Gus Dur di kediaman Gus Dur, Jalan Warung Silah No 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2017) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali terkenang sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur pada momen perayaan Tahun Baru Imlek 2596 ini, Jumat (16/2/2018).

Pasalnya presiden keempat Republik Indonesia itulah yang mengusulkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur.

Meski baru ketika era Presiden Megawati Soekarnoputri ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Gus Dur pula yang menyatakan agama Konghucu yang banyak dianut oleh warga keturunan China di Indonesia sebagai agama resmi saat menjabat presiden.

(Tahun Baru Imlek, Khofifah Indar Parawansa Berharap dapat Bangun Harmonisasi antar Etnis)

Sosok Gus Dur bagi Khofifah Indar Parawansa sangat lekat dengan humanis plural, sosok Bapak Kemanusiaan yang menghormati seluruh perbedaan dan keberagaman di Indonesia.

Termasuk memberi penghormatan dan apresiasi terhadap kultur-kultur yang ada di Indonesia, seperti halnya perayaan Imlek.

Khofifah dan Gus Dur
Khofifah dan Gus Dur (muslimat-nu.com)

Kedekatan Khofifah dengan Gus Dur semasa hidup membuatnya belajar banyak dari sosok presiden humoris tersebut.

Khofifah juga terkenang wasiat Gus Dur agar menuliskan kalimat "The Humanist Died Here" di batu nisannya.

Halaman
12
Penulis: Nurul Aini
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help