TribunJatim/
Home »

Jatim

Bentrok Suporter Vs Pendekar PSHT

Kakak Terdakwa Provokator Bentrokan Bonek dan PSHT: 'Kami Sebenarnya Ingin Berdamai'

Jonerly Simanjutak (38) dan Slamet Sunardi (20) disebut mengunggah kalimat ujaran kebencian terhadap PSHT dan memprovokasi pasukan Bonek.

Kakak Terdakwa Provokator Bentrokan Bonek dan PSHT: 'Kami Sebenarnya Ingin Berdamai'
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Massa PSHT dan Bonek berkumpul di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (22/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persidangan kasus penganiayaan dan penyalahgunaan IT yang dilakukan oleh anggota bonek terhadap anggota perguruan silat Setia Hati (SH) digelar Kamis (22/2/2018).

Empat orang bonek pun digiring ke Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya.

Jonerly Simanjutak (38) dan Slamet Sunardi (20) menjadi terdakwa kasus pelanggaran IT.

Keduanya disebut telah mengunggah kalimat ujaran kebencian terhadap PSHT.

Kalimat yang mereka gunakan dinilai memprofokasi pasukan Bonek untuk lakukan aksi bentrokan pada Minggu (1/10/2017). 

(Cegah Meluasnya Penderita DB, Dinkes Kabupaten Sumenep Lakukan Fogging)

Sidang ini diawali dengan kasus pelanggaran IT, yang dilakukan oleh terdakwa Jonerly Simajuntak (38).

Ia meminta kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan.

“Meminta kepada majelis hakim untuk hukuman diringankan,” pinta Jonerly di hadapan majelis hakim.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help