Petir Sambar Didik yang Sedang Pasang Keramik di Teras Rumah Tetangga di Sumenep

Didik sempat dilarikan ke puskesmas terdekat beberapa saat setelah disambar petir. Namun ia dinyatakan meninggal.

Petir Sambar Didik yang Sedang Pasang Keramik di Teras Rumah Tetangga di Sumenep
Istimewa
Ilustrasi tersambar petir 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Moh Didik, warga Dusun Taroh, Desa Ambunten Barat Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, tewas dengan sebagian besar tubuhnya hangus.

Tukang bangunan berusia 23 tahun itu diduga tewas akibat disambar petir, Sabtu (3/3/2018).

Sudik, kakak korban menyebutkan, Didik disambar petir pada saat memasang keramik di teras rumah Halima, tetangga korban.

(Duaarr, Suara Ledakan Seperti Petir, Seorang Warga Kota Madiun Ditemukan Tewas Mengenaskan)

“Pada saat korban memotong keramik, hujan rintik-rintik disertai petir terjadi. Pada kilatan petir itulah dia disambar dan langsung terjungkal,” papar Sudik, Sabtu (3/3/2018).

Seketika itu juga, Sudik dan warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, berusaha menolong korban dan segera melarikan ke puskesmas terdekat.

(Beredar Kabar Putri Marino dan Chicco Jericho Menikah, Manajer Beri Jawaban Mengejutkan)

Namun Didik sudah dinyatakan meninggal dunia, sehingga langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid membenarkan kejadian tersebut.

Dan sebagaimana hasil penyelidikan serta keterangan sejumlah saksi, korban meningggal dunia karena disambar petir, bukan karena dianiaya orang lain.

“ Sesuai hasil pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, makan korban dipastikan meninggal karena disambar petir. Jadi, jenazah korban langsung kita serahkan ke keluarganya,” tegas Abd Mukid. (surya/m rifai)Petir

Penulis: Moh Rivai
Editor: Adi Sasono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help