Cegah Banjir Lagi, Pemkab Pasuruan Mulai Benahi Puluhan Saluran Irigasi

Pemkab Pasuruan akan melakukan normalisasi terhadap puluhan jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Cegah Banjir Lagi, Pemkab Pasuruan Mulai Benahi Puluhan Saluran Irigasi
Surya/Galih Lintartika
Eskavator dikerahkan kaeruk irigasi di Kabupaten Pasuruan 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan akan melakukan normalisasi terhadap puluhan jaringan atau aliran irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Rencana itu sudah mulai dimatangkan sejak pekan kemarin, dan akan dilakukan dalam jangka waktu dekat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka mengatakan, normalisasi jaringan irigasi ini mulai dilakukan.

Fokusnya, ke beberapa jaringan irigasi yang mengalami pendangkalan. Nantinya, irigasi itu akan dikeruk untuk mengembalikan fungsinya.

Baca: 7 Fakta Henry Cavill, Pemeran Superman yang Viral Dikabarkan Meninggal, Sering Gagal Kini Terkenal

Kegiatan tersebut, kata dia akan dilakukan pekan depan. Beberapa jaringan irigasi yang dinormalisasi itu seperti jaringan irigasi Pendem, Desa Tampung, Kecamatan Rembang serta jaringan irigasi Grayah, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen.

“Normalisasi jaringan irigasi yang menjadi kewenangan kami, sudah kami mulai,” kata Hanung.

Hanung menambahkan, kegiatan normalisasi tahun ini, diproyeksikan bisa menjangkau sebanyak 60 titik jaringan irigasi.

Puluhan jaringan irigasi itu, tersebar di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan. Untuk memudahkan pelaksanaan, alat berat pun dikerahkan.

Baca: Ngeri! Detik-detik Atap Bandara di China Runtuh Diterjang Angin Kencang, Warga pun Berteriak

Menurut Hanung, kegiatan normalisasi itu ditujukan untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi. Sekaligus menjadi pengendali banjir yang berfungsi sebagai drainase.

“Kegiatan normalisasi jaringan irigasi ini, lebih pada optimalisasi saluran air serta jaringan irigasi pertanian. Berbeda dengan Pemprov ataupun pusat, yang berfungsi untuk pengendali banjir. Seperti di Kedunglarangan, atau Kali Welang,” tambahnya

Baca: Maling Bobol Toko Jam Tangan di Kota Malang, Pemilik Rugi Rp 200 juta

Hanung menguraikan, kegiatan normalisasi saluran air dan jaringan irigasi itu, akan dilangsungkan hingga akhir tahun.

“Targetnya, 60 titik jaringan irigasi bisa dinormaliasikan atau kalau bisa lebih,” pungkasnya. (lih)

 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help